Pemkot Makassar Libatkan Lintas Instansi Cegah Kebakaran TPA
- 15 Jul 2026 20:55 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Sejumlah instansi di Kota Makassar bersinergi mencegah kebakaran di TPA menjelang puncak musim kemarau. Kolaborasi ini melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Pemadam Kebakaran, hingga aparat keamanan.
Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Alamsyah Thalib, AP., M.Si., menjelaskan sinergi tersebut dalam program Dialog Kentongan RRI Pro 1 Makassar, Selasa, 14 Juli 2026. Ia menyebut Dinas Lingkungan Hidup sebagai penanggung jawab utama pengelolaan TPA.
"Mitigasi dari tim DLH itu melibatkan kita Damkar, BPBD, ada juga Satpol PP, Dishub, mereka diundang untuk penanganan TPA ini," ungkap Alamsyah Thalib, Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, dalam Dialog Kentongan RRI Pro 1 Makassar, Selasa, 14 Juli 2026.
Ia menambahkan pihak akademisi turut dilibatkan untuk memberi wawasan terkait penanganan TPA yang lebih baik. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting mengingat kompleksnya risiko di lokasi pembuangan sampah.
Pemerintah Kota Makassar turut mengubah sistem pembuangan sampah demi menekan risiko kebakaran. Sampah kini wajib dipilah terlebih dahulu sebelum dibuang ke TPA.
"Sekarang ini alhamdulillah sudah ada edaran dari Wali Kota untuk tidak menerima lagi sampah yang belum dipilah," kata Alamsyah.
Selain regulasi, edukasi kepada pemulung yang beraktivitas di sekitar TPA juga digencarkan. Mereka diminta tidak merokok sembarangan saat memulung karena berisiko memicu kebakaran gas metana.
"Kami memberikan edukasi terkait untuk menjaga lingkungan TPA ini kondusif dengan tidak merokok sembarangan pada saat memulung," jelas Alamsyah.
Damkar juga mengusulkan agar area TPA dipagari guna membatasi akses orang yang tidak berkepentingan. Langkah ini diharapkan memperketat pengawasan di lapangan.
Di akhir dialog, Alamsyah mengajak masyarakat Kota Makassar tetap waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan sekitar. Ia menegaskan kelalaian kecil dapat berujung pada bencana besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....