Setahun Berjalan Sekolah Rakyat Ternate Buktikan Dampaknya
- 15 Jul 2026 13:41 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 26 Ternate menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem melalui sistem pendidikan berasrama yang sepenuhnya gratis.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SRMP 26 Ternate, Kemal, mengatakan program Sekolah Rakyat merupakan Program Strategis Nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.Menurutnya, seluruh kebutuhan peserta didik mulai dari biaya pendidikan, asrama, makan, seragam, perlengkapan belajar hingga fasilitas penunjang ditanggung oleh negara.
"Program ini hadir untuk memuliakan masyarakat kecil. Harapannya anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan yang sama meraih masa depan yang lebih baik," ujarnya dalam dialog bersama RRI Ternate.
Kemal menjelaskan, selain pembelajaran akademik, Sekolah Rakyat menerapkan sistem boarding school yang menitikberatkan pada pembentukan karakter, nasionalisme, religiusitas, serta pengembangan bakat melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler.
Di Kota Ternate, SRMP 26 sementara beroperasi di Sentra Wasana Bahagia, Kelurahan Kalumata, Ternate Selatan. Sementara pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA di Rioribati masih berlangsung.
Saat ini sebanyak 50 siswa telah mengikuti pendidikan di SRMP 26 Ternate. Proses penerimaan peserta didik baru berikutnya masih dilakukan dengan menyasar anak-anak dari keluarga desil satu dan desil dua berdasarkan pendataan pemerintah.
Kemal menegaskan seleksi peserta didik dilakukan secara ketat bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) agar bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh anak-anak yang membutuhkan.Ia menambahkan, sistem asrama juga bertujuan memberikan lingkungan belajar yang aman sehingga peserta didik terhindar dari berbagai pengaruh negatif di luar sekolah.
Salah satu siswa SRMP 26 Ternate, Raihan Aditya, mengaku senang menjadi bagian dari Sekolah Rakyat. Ia memilih bersekolah di sana karena ingin mengurangi beban orang tuanya sekaligus mengejar cita-cita menjadi anggota TNI.
"Saya ingin sekolah sungguh-sungguh supaya bisa meraih cita-cita dan membahagiakan orang tua," katanya.Raihan mengaku kini telah memiliki banyak teman serta menikmati berbagai fasilitas yang disediakan sekolah, mulai dari tempat tinggal, ruang belajar hingga kegiatan olahraga bersama.
Kemal berharap para orang tua tidak ragu menyekolahkan anaknya di Sekolah Rakyat apabila memenuhi persyaratan. Menurutnya, seluruh peserta didik akan dibimbing sesuai bakat dan potensinya agar mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui pendidikan.
Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu solusi pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memutus rantai kemiskinan antar generasi di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....