Sebanyak 20 Anak Maros Berangkat Mengejar Mimpi Melalui Sekolah Rakyat
- 14 Jul 2026 09:45 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Suasana haru menyelimuti Rumah Jabatan Bupati Maros saat Bupati Andi Syafril Chaidir Syam bersama Bunda Sosial melepas 20 calon pelajar jenjang SMP dan SMA untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat yang berlokasi di Sudiang, Makassar. Pelepasan tersebut menjadi momen penuh harapan bagi para siswa dan orang tua.
Sebagian orang tua tampak menahan haru karena harus melepas anak mereka tinggal di asrama demi menempuh pendidikan yang lebih baik. Dalam sambutannya, Bupati Andi Syafril mengajak seluruh orang tua mengikhlaskan anak-anak mereka menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan jalan untuk meraih masa depan yang lebih cerah sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. "Anak-anak ini adalah harapan kita. Saya ingin mereka kelak menjadi orang-orang sukses, menjadi pemimpin, pengusaha, atau profesi apa pun yang membanggakan keluarga dan daerah," ujar Andi Syafr di Rumah Jabatan Bupati Maros, Selasa ,14 Juli 2026, pagi.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Maros berkomitmen agar tidak ada lagi anak usia sekolah yang putus pendidikan. Kehadiran Sekolah Rakyat dinilai menjadi solusi bagi keluarga kurang mampu karena seluruh kebutuhan pendidikan dan tempat tinggal peserta didik ditanggung pemerintah.
Bupati juga berpesan agar seluruh siswa menjaga nama baik Kabupaten Maros dengan disiplin, menghormati guru, dan bersungguh-sungguh belajar selama menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat. Usai melepas keberangkatan siswa, Andi Syafril mengungkapkan rasa syukurnya karena Kabupaten Maros memperoleh kuota cukup besar dalam program tersebut.
"Alhamdulillah ada 20 siswa dari Kabupaten Maros yang terpilih. Dari total 90 siswa yang diterima di Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan, sebanyak 20 orang berasal dari Maros. Ini kesempatan yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya," kata Andi Syafril.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas hadirnya program Sekolah Rakyat yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Sementara itu, Irawati, salah seorang orang tua siswa asal Turikale, mengaku bersyukur anaknya mendapat kesempatan bersekolah di Sekolah Rakyat. "Meski berat melepas anak tinggal jauh dari keluarga, ia berharap pendidikan tersebut dapat mengantarkan putranya meraih cita-cita" urainya.
Hal senada disampaikan salah seorang siswa, Muhammad Yusra, yang mengaku senang bisa diterima di Sekolah Rakyat. Senang sekali, saya bercita-cita menjadi anggota polisi dan berjanji akan belajar dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkan impiannya," harap Muhammad Yusra.
Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program nasional yang ditujukan untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah mengurangi kemiskinan melalui jalur pendidikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....