Business Assistant Berakhir, Monitoring Koperasi Merah Putih Terhenti
- 14 Jul 2026 18:27 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Rote – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Rote Ndao mengakui belum dapat memantau perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara optimal. Kondisi itu terjadi setelah masa tugas pendamping atau Business Assistant KDKMP di Rote Ndao berakhir.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Rote Ndao, Adri Thine, kepada RRI, Senin, 13 Juli 2026 mengatakan pembangunan fisik KDKMP bukan menjadi kewenangan dinasnya.
Karena itu, informasi perkembangan koperasi merah putih selama ini diperoleh dari para pendamping atau Business Assistant yang merupakan tenaga ahli yang ditugaskan untuk membantu proses pemberdayaan dan pengembangan usaha koperasi di tingkat desa atau kelurahan yang ditetapkan dan diberhentikan berdasarkan perjanjian kerja oleh Kementerian Koperasi.
Namun, sejak kontrak para Business Assistant selesai, pembaruan informasi ikut terhenti. Dinas Koperindag mengaku belum mengetahui perkembangan terbaru pembangunan maupun aktivitas usaha KDKMP.
"Ketika pendamping sudah tidak bekerja lagi, kami juga putus memperoleh informasi perkembangan KDKMP," kata Adri Thine.
Menurut Adri, monitoring lapangan menjadi penting untuk memastikan perkembangan koperasi berjalan sesuai target. Evaluasi juga dibutuhkan agar setiap KDKMP mampu berkembang menjadi koperasi yang sehat.
Ia berharap koordinasi lintas instansi dapat kembali diperkuat. Dengan demikian, pemerintah memperoleh data yang akurat mengenai perkembangan KDKMP.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao optimistis Koperasi Merah Putih akan berkembang menjadi penggerak ekonomi desa. Dukungan pendampingan dinilai tetap diperlukan hingga koperasi benar-benar mandiri. (Radja)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....