Minyak Goreng dari Bulog Terbatas, KKMP Sampangan Pasok Stok MinyaKita
- 13 Jul 2026 21:28 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Terbatasnya pasokan minyak goreng dari Bulog membuat 14 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Semarang memborong 500 karton MinyaKita dari perusahaan swasta di Klaten. Ketua KKMP Sampangan, Kuncar Asriyanto, mengatakan pembelian MinyaKita secara kolektif bersama 14 KKMP di Kota Semarang dilakukan pada 24 Juni 2026.
Pasokan MinyaKita, kata Kuncar didrop di gudang KKMP Sampangan sebelum diambil oleh KKMP kelurahan yang menitipkan pemesanan. "(Pembelian) MinyaKita dari perusahaan swasta di Klaten ini hasil kreativitas teman-teman Ketua KMPP. Karena kami kesulitan mendapatkan MinyaKita dari Bulog dan anggota terus menanyakan. Akhirnya kami mencari supplier sendiri," katanya, Senin 13 Juli 2026.
Kuncar membeberkan, MinyaKita yang dipesan berbagai kemasan itu mulai dari 800 mililiter, 1 liter, dan 5 liter dipastikan harga jual tidam membebani anggotanya. "Kami di KMPP Sampangan telah menganalisa kemampuan anggota kami. Jadi kami sebisa mungkin menetapkan harga minyak goreng itu di bawah Rp20.000," katanya.
KKMP Sampangan juga menyediakan berbagai kebutuhan pokok lainnya seperti beras SPHP, gula, dan beras premium yang dipasok dari Bulog, ID Food, Dinas Ketahanan Pangan dan produk UMKM lokal.
Beras SPHP, lanjut Kuncar, menjadi salah satu produk yang paling diminati anggota. Bahkan setiap bulannya KKMP Sampangan mampu menjual sekitar 2 ton beras SPHP atau Rp22 juta dalam sekali pemesanan.
"KKMP Sampangan bisa tumbuh besar seperti ini karena dukungan masyarakat. Saat ini anggota kami sudah mencapai sekitar 250 orang," katanya.
Selain itu, omzet KKMP Sampangan dalam tiga bulan terakhir mengalami fluktuasi seiring kondisi ketersediaan stok. Pada April 2026 omzet mencapai sekitar Rp64 juta, kemudian turun menjadi Rp61 juta pada Mei dan Rp52 juta pada Juni 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....