Gereja HKBP Kupang Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Visi Menjadi Berkat
- 30 Mei 2026 08:59 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Gereja tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang pelayanan sosial yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Semangat itulah yang terus dihidupi oleh Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Resort Kupang melalui berbagai pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga pembinaan karakter bagi generasi muda.
Dalam wawancaranya bersama RRI Kupang pada Jumat, 29 Mei 2026, Pendeta HKBP Resort Kupang, Icce Lolaria Sinaga, mengatakan visi utama HKBP adalah menjadi berkat bagi dunia. Menurutnya, gereja harus hadir secara nyata di tengah masyarakat melalui aksi pelayanan yang berdampak langsung bagi kehidupan banyak orang.
Sebagai satu-satunya gereja perantau HKBP di Kota Kupang, institusi keagamaan ini berkomitmen kuat untuk tidak eksklusif dan selalu membuka diri bagi sesama, "Kehadiran HKBP di Pulau Timor ini hendaknya boleh berdampak di Kupang sehingga kita memberikan satu pelayanan sosial kepada gereja dan juga masyarakat," ujar Pendeta Icce.
Komitmen pelayanan tersebut berakar langsung pada teologi gereja yang menuntut peran aktif dalam memberikan sumbangsih positif bagi lingkungan sekitar. "HKBP punya visi dan misi, di mana visinya adalah menjadi berkat bagi dunia," kata Pendeta Icce mengenai fondasi utama pergerakan sosial jemaatnya.
Untuk mengejawantahkan visi besar tersebut, gereja telah merumuskan delapan misi strategis yang menjadi kompas dalam setiap program kerja kemanusiaan mereka. menambahkan "Salah satu misi dari delapan untuk mencapai visi itu adalah hadir di dalam dunia kesehatan dan juga pendidikan."
Melalui integrasi sektor kesehatan dan pendidikan, HKBP ingin memastikan bahwa gereja hadir sebagai agen perubahan yang membawa kesejahteraan holistik bagi warga. Peran aktif ini juga diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang sehat secara mental dan moral, sekaligus menekan angka kriminalitas di daerah.
Dalam menjalankan misi sosial ini, HKBP Resort Kupang selalu berjalan beriringan dan membangun sinergi yang kokoh bersama jajaran Pemerintah Kota Kupang. "Gereja dan pemerintah boleh berkolaborasi di dalam mensejahterakan masyarakat, karena warga gereja juga adalah warga negara yang baik," ucap Pendeta Icce.
Pada akhirnya, esensi tertinggi dari seluruh pelayanan berbasis masyarakat ini adalah perwujudan kasih yang inklusif dan dapat dinikmati oleh siapa saja tanpa memandang latar belakang. "Mimpinya kita adalah bersama-sama menikmati kesehatan yang Tuhan berikan, serta hadir untuk saling melayani di Kupang ini," ujar Pendeta Icce.
Selain kesehatan, HKBP Kupang juga menaruh perhatian besar pada dunia pendidikan. Gereja memandang pendidikan sebagai bagian penting dalam membentuk karakter, moral, dan masa depan generasi muda agar mampu bertumbuh menjadi pribadi yang berguna bagi lingkungan sekitarnya.
Pendeta Icce menilai bahwa pelayanan pendidikan harus dilakukan secara inklusif dan terbuka bagi siapa saja. Ia berharap kehadiran lembaga pendidikan di bawah naungan HKBP dapat menjadi ruang belajar yang membangun nilai kasih, toleransi, dan kebersamaan di tengah masyarakat majemuk.
“Harapan kami, pelayanan pendidikan dan kesehatan ini dapat menjadi sarana untuk menghadirkan kasih Tuhan kepada semua orang tanpa membedakan latar belakang,” katanya.
Keterlibatan pemuda dan remaja gereja juga menjadi bagian penting dalam pelayanan HKBP Kupang. Gereja terus mendorong anak muda untuk aktif dalam kegiatan sosial, pelayanan kemasyarakatan, hingga pembinaan mental dan karakter agar mampu menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan sekitar.
Pendeta Icce menegaskan bahwa gereja memiliki tanggung jawab moral untuk membantu membangun masyarakat yang sehat secara rohani, mental, dan sosial. Menurutnya, pelayanan gereja harus mampu menjadi jawaban atas berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini.
“Gereja harus hadir membangun harapan, memperkuat moral, dan menghadirkan dampak positif di tengah masyarakat. Ketika gereja dan masyarakat berjalan bersama, maka kesejahteraan bersama juga bisa tercipta,” katanya, mengakhiri. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....