Pemkab Sampang dan BPBD Jatim Perkuat Ketangguhan Bencana Komunitas Desa

  • 18 Mei 2026 10:47 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Pemerintah Kabupaten Sampang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur menggelar Pelatihan Penguatan Kapasitas dan Kemandirian Masyarakat dalam Penanggulangan Bencana. Langkah ini merupakan langkah membangun ketangguhan bencana dari level paling dasar, yakni komunitas masyarakat desa.

Kegiatan berlangsung di Aula Bappeda setempat pada Senin 18 Mei 2026 dihadiri oleh Sekretaris Daerah Sampang, Pembicara Sekjen FPRB Jatim, Kalaksa BPBD Sampang dan FPRB Sampang diikuti oleh semua unsur ketangguhan bencana yatiu pemerintah diwakili Baopeda Dunia Usaha dan Komunitas. Berbagai komunitas menghadiripelatihan terdiri dari Tagana dan 50 operator Desa Tangguh Bencana di Sampang, yaitu dari Kecamatan Sreseh,Jrengik, Camplong, Pangarengan dan Kedungdung.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan menyampaikan bahwa ketangguhan harus terus diperbarui dengan pelatihan agar masyarakat selalu siap bila sewaktu-waktu terjadi bencana.

"Bencana itu tidak bisa diprediksi, karena itu diperlukan ketangguhan kebencanaan yang nyata. Meski di tengah keterbatasan anggaran, ketangguhan desa dalam menghadapi bencana harus tetap dikuatkan, tidak boleh kendor," tutur Yuliadi.

Sementara itu, Sekjen Forum Pengurangan Resiko Bencana Jatim Sudarmanto mengaskan prinsip ketangguhan bencana dari yang semula bertumpu pada pemerintah, kini beralih ke komunitas masyarakat warga setempatlah yang pertama kali merasakan dampaknya dan berada di lokasi kejadian.

"Jika mengandalkan pemerintah, tentu membutuhkan waktu untuk koordinasi, persiapan, dan perjalanan ke lokasi. Namun, jika masyarakatnya sudah tangguh, penanganan darurat bisa langsung dilakukan secara mandiri di detik-detik awal. Ini sangat krusial untuk mengurangi dan meminimalisir risiko bencana sejak dini," jelasnya.

Dalam pelatihan ini, komunitas warga dibekali kesiapan yang matang untuk menghadapi tiga fase krusial kebencanaan yaitu pra bencana pencegahan dan mitigasi, penyelamatan saat bencana dan pasca bencana dengan fokus pada proses pemulihan awal secara mandiri

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....