Catat Rekor Tertinggi Pengguna LRT Jabodebek, Capai 2,9 Juta Penumpang

  • 06 Mei 2026 14:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • LRT Jabodebek mencatat rekor tertinggi jumlah pengguna sejak mulai beroperasi pada April 2026, melayani 2.912.092 pengguna.
  • Integrasi antarmoda memperkuat konektivitas perjalanan menuju pusat aktivitas di wilayah Jabodebek.
  • Kenaikan jumlah pengguna menunjukkan pergeseran preferensi masyarakat ke transportasi publik terintegrasi

RRI.CO.ID, Jakarta - Jumlah pengguna LRT Jabodebek pada April 2026 mencapai 2.912.092 orang, menjadi rekor tertinggi sejak beroperasi. Data tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibanding periode sebelumnya serta menguatkan tren penggunaan transportasi publik modern masyarakat.

KAI mencatat jumlah pengguna April 2026 naik sekitar 16 persen dibanding Maret 2026 yang mencapai 2.510.032 pengguna. Peningkatan juga terlihat dibanding April 2025 dengan kenaikan sekitar 40 persen dari total 2.083.391 pengguna sebelumnya.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika menjelaskan tren ini mencerminkan minat masyarakat terhadap transportasi terintegrasi. Ia menilai layanan nyaman dan kepastian waktu perjalanan menjadi faktor utama mendukung mobilitas harian kawasan Jabodebek.

“LRT Jabodebek kini semakin menjadi pilihan masyarakat untuk mobilitas harian. Karena mampu memberikan kepastian waktu perjalanan di tengah kepadatan lalu lintas perkotaan," kata Raditha kepada RRI.co.id , Rabu 6 Mei 2026.

"Sekaligus, terhubung dengan berbagai moda transportasi. Dan pusat aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Radhitya menambahkan peningkatan pengguna juga dipengaruhi kebutuhan mobilitas rutin dari kawasan permukiman menuju pusat aktivitas kota. Perjalanan harian menuju kawasan bisnis perkantoran dan destinasi lain mendorong penggunaan LRT sebagai pilihan transportasi publik efisien.

“Tingginya mobilitas di stasiun tersebut menunjukkan peran penting kedekatan dengan pusat aktivitas masyarakat. Hal ini dalam mendorong pertumbuhan pengguna LRT Jabodebek,” katanya.

Integrasi antarmoda di sejumlah stasiun strategis turut memperkuat konektivitas perjalanan masyarakat menuju berbagai pusat kegiatan.Stasiun seperti Dukuh Atas Cikoko Cawang Bekasi Barat TMII dan Halim menjadi simpul penting jaringan transportasi terhubung.

Arianti, pengguna LRT Jabodebek, mengaku selalu menggunakan transportasi ini setiap jam kerja dari Depok menuju kawasan Sudirman. Ketepatan waktu dan kenyamanan,menjadi alasan penting.

"Saya sendiri selalu menggunakan LRT Jabodebek disetiap jam kerja dari Depok menuju kawasan Sudirman. Setidaknya ketepatan waktu dan kenyamanan menjadi alasan utama menggunkan transportasi publik, tanpa awak ini," kata Arianti, Rabu, 6 Mei 2026.

KAI menyatakan komitmen berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan LRT Jabodebek sebagai transportasi publik modern terintegrasi. Upaya tersebut diarahkan mendukung mobilitas perkotaan yang efisien nyaman serta berkelanjutan bagi masyarakat wilayah Jabodebek.

Berikut data stasiun-stasiun paling favorit dari pengguna LRT Jabodebek selama bulan April 2026 yakni :

_Tap In_

Dukuh Atas : 435.009 pengguna;

Harjamukti : 333.025 pengguna;

Kuningan : 273.011 pengguna;

Cikoko : 237.669 pengguna;

Rasuna Said : 174.905 pengguna.

_Tap Out_

Dukuh Atas : 374.050 pengguna;

Harjamukti : 335.923 pengguna;

Kuningan : 267.258 pengguna;

Pancoran : 256.230 pengguna;

Cikoko : 237.348 pengguna.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....