LRT Jabodebek Angkut 45 Ribu Penumpang pada Libur Panjang 1 Mei 2026

  • 02 Mei 2026 23:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • LRT Jabodebek melayani sebanyak 45.077 penumpang pada hari pertama masa libur panjang awal Mei 2026.
  • KAI menyediakan 270 perjalanan kereta api ringan setiap hari guna mengantisipasi kepadatan arus warga di Jakarta.
  • Radhitya Mardika menyatakan sistem operasional berjalan lancar dengan integrasi antarmoda transportasi umum yang aman dan nyaman.

RRI.CO.ID, Jakarta - Layanan LRT Jabodebek mencatatkan pergerakan sebanyak 45.077 pengguna pada libur panjang 1 Mei 2026. Transportasi massal ini mengoperasikan 270 jadwal perjalanan setiap hari untuk mendukung mobilitas masyarakat Jabodebek.

Kereta api ringan tersebut telah menjadi solusi transportasi efisien karena terhubung dengan berbagai pusat perkantoran. Sistem layanan ini menawarkan akses menuju lokasi belanja hingga tempat rekreasi secara mudah dan murah.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika merilis data peningkatan jumlah pengguna pada Sabtu, 2 Mei 2026. Pihaknya mencatat pergerakan ribuan orang ke berbagai tujuan melalui integrasi moda yang sudah terjamin aman.

“Pada periode libur panjang, transportasi menggunakan LRT Jabodebek menawarkan keunggulan dari sisi efisiensi waktu dan kenyamanan karena bebas dari kemacetan. Dengan sistem perjalanan yang terjadwal dan terpantau, masyarakat dapat bepergian dengan lebih pasti,” ujar Radhitya.

Total penumpang pada 2 Mei mencapai angka 22.201 orang hingga pukul 14.00 WIB. Pengelola terus memantau keselamatan penumpang melalui pengawasan terintegrasi dari petugas di seluruh wilayah operasi lapangan.

Stasiun Dukuh Atas dan Harjamukti tercatat sebagai titik keberangkatan paling sibuk bagi pelanggan selama hari libur. Pengelola juga mencatat ribuan orang melalui Bekasi Barat serta Jati Mulya guna mencapai lokasi pusat keramaian.

Penumpang pada hari kedua juga memadati stasiun Jati Mulya serta Cikunir demi menempuh jarak perjalanan efisien. Fasilitas penunjang di area peron tetap berfungsi optimal demi menampung kenaikan volume warga secara terjadwal.

Pilihan transportasi umum tersebut mematok tarif maksimal sebesar Rp10.000 selama masa libur panjang akhir pekan. Harga tiket tersebut memberikan nilai ekonomis bagi warga yang merencanakan perjalanan dalam jangka waktu tertentu.

“Ini mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap transportasi LRT Jabodebek yang efisien, terjangkau, dan memiliki kepastian waktu tempuh. LRT Jabodebek hadir sebagai solusi mobilitas yang tidak hanya praktis, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan terintegrasi,” kata Radhitya.

KAI mengimbau semua penumpang untuk selalu mengutamakan kursi prioritas bagi ibu hamil serta orang lanjut usia. Pengguna juga dilarang berbicara keras atau menyalakan perangkat elektronik dengan volume suara yang tinggi.

Setiap orang tidak diperkenankan untuk mengonsumsi makanan dan minuman saat berada di dalam area gerbong kereta. Masyarakat wajib menjauhi penggunaan senjata tajam atau membawa hewan peliharaan karena dapat mengganggu ketertiban umum.

Ayuyanti, seorang penumpang, membagikan pengalaman pribadinya dalam menggunakan sarana angkutan tersebut. Ia merasakan efisiensi waktu perjalanan saat bepergian ke kantor atau berkumpul bersama anggota keluarga.

"Saya masih mengandalkan perjalanan LRT Jabodebek untuk beraktivitas ke kantor atau pun bersama keluarga. Layanan terintegrasi KRL, LRT Jabodebek menjadi satu kenyamanan dan efisiensi waktu yang baik dalam perjalanan," kata Ayuyanti.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....