LRT Jabodebek Gunakan Teknologi Canggih untuk Jamin Keamanan Penumpang

  • 27 Apr 2026 23:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KAI meningkatkan keamanan operasional LRT Jabodebek melalui penerapan teknologi otomasi kereta tingkat tinggi tanpa keberadaan masinis.
  • Sistem pelindung otomatis dan suplai kelistrikan terpisah memastikan layanan angkutan tetap stabil saat menghadapi berbagai kendala teknis.
  • Penumpang menyatakan rasa puas terhadap strategi mitigasi risiko karena moda transportasi perkotaan ini dinilai sangat handal.

RRI.CO.ID, Jakarta - LRT Jabodebek mengoptimalkan sistem teknologi tinggi untuk menjaga keamanan operasional demi kenyamanan seluruh pelanggan transportasi publik tersebut. Penerapan teknologi canggih menjadi prioritas utama guna menghadapi risiko mobilitas urban yang sangat padat dan juga dinamis.

Kereta ringan tersebut menjawab kebutuhan perjalanan efisien melalui dukungan sistem kelistrikan mandiri pada setiap fasilitas stasiun serta jalurnya. Sarana transportasi ini mengoperasikan sistem persinyalan canggih menggunakan teknologi Communication-Based Train Control (CBTC) demi keamanan yang maksimal.

Teknologi Grade of Automation Level tiga (GoA3) memungkinkan kereta melaju otomatis tanpa masinis guna menekan potensi kesalahan manusia. Kehadiran petugas di dalam kabin tetap siaga memberikan penanganan optimal bagi penumpang dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.

Sistem pelindung otomatis tersebut memastikan kereta berhenti ketika mendeteksi sinyal bahaya untuk mencegah terjadinya insiden fisik di lintasan. Manager of Public Relations LRT Jabodebek Radhitya Mardika menjelaskan persiapan petugas dilakukan secara berkala melalui program pelatihan profesional.

“Sebagai transportasi urban, LRT Jabodebek memiliki kompleksitas operasional yang berbeda. Dengan sistem teknologi yang terintegrasi dan adaptif, LRT Jabodebek mampu mengantisipasi berbagai potensi risiko serta menjaga keselamatan dan keandalan layanan secara konsisten,” ujar Radhitya Mardika, Senin, 27 April 2026.

Petugas operasional rutin melakukan simulasi keselamatan demi menjaga kesigapan respon dalam menghadapi situasi darurat di jalur perlintasan. Pembangunan infrastruktur kelistrikan secara terpisah menjamin operasional perjalanan jika salah satu stasiun mengalami gangguan daya teknis mendadak.

Pihak manajemen terus memperkuat dukungan fasilitas guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap moda transportasi perkotaan yang modern ini. Beberapa pelanggan menyatakan apresiasi terkait efisiensi perjalanan tanpa kehadiran masinis pada jalur perlintasan wilayah pusat perkotaan tersebut.

"Saya pikir transportasi publik LRT Jabodebek sejauh ini memiliki mitigasi yang baik. Keamanan,kenayaman tanpa awak masinis menjadi transportasi modern yang dinikmati setiap harinya untuk saya," kata Ani, salah seorang penumpang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....