Banjir Rendam Joglo, Sejumlah Jalan Jakarta Barat Lumpuh

  • 23 Jan 2026 10:23 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Banjir merendam sejumlah wilayah di Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, pada Jumat, 23 Januari 2026, akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis malam. Genangan air dengan ketinggian hingga 60 sentimeter membuat beberapa ruas jalan tidak dapat dilintasi kendaraan, terutama sepeda motor.

Ketua Rukun Tetangga atau RT 01/06 Joglo, Ahmad Suhaeri, mengatakan banjir terjadi di Jalan Rudal Raya, Jalan Strategi Raya, dan Jalan Basoka Raya. Ia menyebut kondisi banjir di wilayah tersebut sudah berlangsung sejak Kamis dan hingga Jumat pagi belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Luapan Kali Gebyuran menyebabkan banjir merendam Kompleks Karang Tengah, Joglo, Jakarta Barat, sehingga akses dari Ciledug menuju Joglo terganggu dan sejumlah sepeda motor mengalami mogok. pada Jumat, 23 Januari 2026 (Foto: istimewa)

“Untuk sepeda motor sejak pagi sudah tidak bisa melintas, terutama di Jalan Rudal Raya karena ketinggian air mencapai 50 hingga 60 sentimeter,” ujar Ahmad Suhaeri saat diwawancarai Radio 91,2 FM Pro1 RRI Jakarta pada Jumat, 23 Januari 2026.

Ia menambahkan, banjir juga menghambat aktivitas warga dan memaksa dilakukan evakuasi terhadap sejumlah penduduk. Ahmad Suhaeri mengatakan pihak RT telah berkoordinasi dengan Kelurahan Joglo untuk mengevakuasi warga menggunakan perahu karet.

“Baru saja kami mengevakuasi tiga warga yang tidak bisa beraktivitas karena genangan air cukup tinggi,” ucapnya.

Menurut Ahmad Suhaeri, banjir dipicu oleh curah hujan yang tinggi dan berlangsung lama dalam beberapa hari terakhir. Selain faktor cuaca ekstrem, luapan aliran sungai di sekitar kawasan perumahan turut memperparah kondisi genangan.

“Intensitas hujan deras dan lama, ditambah aliran sungai di belakang perumahan Puri Beta yang meluap, membuat wilayah ini terdampak banjir,” kata Ahmad Suhaeri.

Ia menjelaskan, sebagian besar warga tidak mengungsi karena rumah telah ditinggikan dan memiliki lantai dua. Namun, air tetap masuk ke rumah warga yang permukaannya sejajar atau lebih rendah dari jalan.

Imbas Genangan, Berikut Penyesuaian Operasional Layanan Transjakarta

Foto ilustrasi armada Transjakarta (Foto: beritajakarta.id)

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui laman resminya menyampaikan bahwa kondisi banjir juga berdampak pada layanan transportasi umum. PT Transportasi Jakarta melakukan penyesuaian operasional akibat genangan air di sejumlah titik pada Jumat pagi.

Di wilayah Rawa Buaya, banjir menggenangi akses jalan yang biasa dilalui rute Transjakarta 3C, 3D, 9F, 12A, dan 12C. Kondisi tersebut membuat armada tidak dapat melintas sehingga layanan pada rute tersebut dihentikan sementara.

Genangan air juga terjadi di sejumlah ruas jalan di kawasan Grogol dan Jakarta Utara. Akibatnya, layanan Transjakarta rute JAK 04, JAK 05, JAK 56, dan JAK 80 tidak dapat beroperasi karena akses jalan terendam banjir.

Selain penghentian layanan, Transjakarta juga melakukan pengalihan jalur di beberapa ruas jalan yang tergenang. Koridor 9 rute Pinang Ranti–Pluit dialihkan melalui jalan tol menuju Pluit dan tidak melayani Halte Kali Grogol hingga Jembatan Tiga karena banjir di ruas jalan tersebut.

Pengalihan juga dilakukan pada rute 1M Meruya–Blok M akibat genangan di Jalan Flamboyan. Dampaknya, armada tidak melayani Bus Stop Karya Bakti Srengseng hingga Tolo pada kedua arah perjalanan.

Penyesuaian jalur turut diberlakukan di beberapa ruas jalan lainnya, seperti Pasar Kambing, Royal Palem, dan Bangka Raya. Jalan-jalan tersebut tergenang banjir sehingga rute Transjakarta 5N, 3E, dan 6W harus dialihkan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran operasional.

“Transjakarta menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan karena beberapa rute tidak dapat beroperasi sementara akibat kondisi jalan yang tergenang,” ujar Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani.

Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir serta memantau informasi terkini terkait kondisi cuaca dan layanan transportasi publik.

google-preference
Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....