Libur Panjang Momentum Emas Pariwisata Bali, Akademisi Soroti Macet dan Sampah
- 31 Mei 2026 11:27 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Rangkaian libur panjang dan hari libur nasional yang berlangsung sejak akhir Mei hingga memasuki musim liburan sekolah diperkirakan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Bali. Dosen Pariwisata dan akademisi Universitas Udayana, Dr. Ni Ketut Arismayanti, S.ST.Par., M.Par., menilai kondisi tersebut memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, namun juga menghadirkan tantangan bagi infrastruktur dan lingkungan.
Menurut Arismayanti, kemacetan lalu lintas masih menjadi persoalan utama di sejumlah kawasan wisata seperti Canggu, Seminyak, Kuta, Uluwatu, Ubud hingga akses menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai. Kondisi ini dipicu ketidakseimbangan antara volume kendaraan yang terus meningkat dengan kapasitas jalan yang terbatas, ditambah minimnya kantong parkir yang memperparah kepadatan lalu lintas.
"Kemacetan terjadi karena volume kendaraan yang masuk tidak sebanding dengan kapasitas jalan, ditambah minimnya kantong parkir yang membuat banyak kendaraan berhenti di pinggir jalan." tegasnya.
Arismayanti menegaskan, upaya menjaga keberlanjutan pariwisata Bali memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Langkah-langkah seperti rekayasa lalu lintas, penguatan pengamanan di titik rawan kemacetan, serta peningkatan pengelolaan sampah perlu terus dilakukan.
"Bali saat ini sedang berperang dengan sampah, sehingga pengangkutan sampah yang lebih intensif menjadi sangat penting untuk menjaga kualitas destinasi wisata," ujarnya.
Arismayanti berharap momentum meningkatnya kunjungan wisatawan dapat diiringi dengan perbaikan tata kelola destinasi, sehingga Bali tetap mampu menawarkan pengalaman wisata yang berkualitas sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal. Reporter RRI Denpasar Oscar Robert melaporkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....