Angka Kunjungan ke Museum Bali Menggeliat
- 31 Jan 2026 18:50 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Angka kunjungan ke Museum Bali pada tahun 2025 menggeliat. Berdasarkan data yang dihimpun Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Bali Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, tercatat pada tahun 2025 angka kunjungan mencapai 29.464 orang.
Angka kunjungan masih didominasi kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 11.480 orang kemudian disusul kunjungan pelajar mencapai 10.225 orang. Sementara angka kunjungan wisatawan domestic hanya 2.346 orang.
Kepala UPTD.Museum Bali, Ida Ayu Made Sutariani kepada RRI di Denpasar, Sabtu 31 Januari 2026 mengungkapkan angka kunjungan pada tahun 2025 semakin menggeliat khususnya pada saat libur sekolah. Meski angka kunjungan menunjukkan trend positif, namun perminataan untuk preewedding WNI maupun WNA masih minim.
Jika dilihat dari data permintaan pada tahun 2025 lalu hanya 25 meliputi WNA 1 dan WNI 24 permintaan. Penurunan permintaan ini disinyalir karena penyesuaian biaya retribusi untuk preewedding meningkat.
“Kenaikannya itu sesuai dengan Perda No. 1 Tahun 2024 yang telah diberlakukan sejak Januari 2024. Harga reribusinya naik”, jelasnya.
Sutariani lebih lanjut mengatakan, di tengah penyesuaian retribusi dan persaingan dengan destinasi wisata lainnya, pihaknya tetap optimis dapat menggeliatkan angka kunjungan wisatawan ke Museum Bali. Pada tahun 2026 ini ditargetkan untuk mancanegara sebanyak 9.200 orang, WNI sebanyak 2.596 orang dan pelajar/mahasiswa ditargetkan mencapai 11.800 orang.
Guna mencapai target tersebut pihaknya akan berupaya meningkatkan promosi melalui media sosial, melaksanakan event-event seperti dongeng keliling yang menyasar siswa SD se-Bali. Selain itu pihaknya juga akan melakukan program Museum Keliling yang menyasar sekolah-sekolah SMP se-Bali.
“Kami juga akan melakukan event-event di museum , salah satunya lomba-lomba dan cerdas cermat, lomba masatua, lomba animasi, seminar dan lainnya,” bebernya.
Ia menambahkan pada tahun 2026 ini pihaknya juga merencanakan akan melakukan perbaikan terhadap sejumlah bangunan gedung. Anggaran perbaikan untuk tiga gedung tersebut mencapai Rp5 Miliar rupiah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....