Penguatan Konsep Wellness Tourism Bali Berbasis Kearifan Lokal
- 20 Okt 2025 13:11 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar: Upaya meningkatkan daya tarik pariwisata Bali tidak hanya berfokus pada keindahan alam dan budaya, tetapi juga pada keseimbangan hidup dan kesehatan batin wisatawan. Konsep wellness tourism kini menjadi salah satu arah pengembangan utama sektor pariwisata Bali, sejalan dengan tren global yang menempatkan pengalaman spiritual, ketenangan, dan kesehatan sebagai daya tarik utama wisata.
Hal tersebut dikatakan oleh Sekretaris PHRI BPC Badung, Gede Ricky Sukarta, kepada RRI di Denpasar, Senin, (20/10/2025). Ia menegaskan, wellness tourism merupakan bentuk tanggung jawab pelaku pariwisata Bali untuk menghadirkan pengalaman berwisata yang menyehatkan sekaligus berkelanjutan. Melalui pendekatan ini, wisatawan diharapkan tidak hanya menikmati panorama alam, namun juga memperoleh pemulihan jiwa dan raga selama berlibur di Pulau Dewata.
“Kita harus mengintegrasikan konsep healing improvement agar lingkungan menjadi sehat dan menenangkan. Wisatawan datang ke Bali untuk beristirahat dan mencari kedamaian, sehingga suasana yang damai dapat menjadi obat bagi kejenuhan dan rutinitas mereka,” ujar Gede Ricky Sukarta.
Menurut Ricky Sukarta, keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan harus dijaga dengan menerapkan prinsip sustainability dan regenerative tourism. Ia mencontohkan penerapan konsep ini di beberapa destinasi seperti Nusa Dua, Legian dan Ubud yang sudah mulai mengintegrasikan kegiatan wellness dengan konsep pelestarian alam.
“Kami punya tanggung jawab memastikan wisatawan yang datang ke Bali tidak hanya menikmati keindahan alamnya, tapi juga merasakan pelayanan wellness tourism. Beberapa tempat sudah mulai menerapkan konsep ini dengan sangat baik,” katanya
Dengan kekayaan alam, spiritualitas, dan budaya yang unik, Bali diyakini memiliki potensi besar menjadi pusat wellness tourism dunia. Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat lokal, Pulau Dewata diharapkan dapat melahirkan model pariwisata yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....