Pemkot Denpasar Fokus Penguatan dan Pendampingan Koperasi Merah Putih

  • 01 Mei 2026 16:46 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar, Bali – Sebanyak 43 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan di Kota Denpasar hingga tahun 2026. Seluruh koperasi tersebut kini telah berbadan hukum dan mulai menjalankan kegiatan usaha, meskipun sebagian masih dalam tahap awal pengembangan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Denpasar, I Dewa Made Agung, dikonfirmasi RRI, Jumat 01 Mei 2026 menjelaskan bahwa pembentukan koperasi tersebut dilakukan dalam waktu relatif singkat sehingga masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dibenahi.

Dikatakan pemerintah terus melakukan pendampingan melalui berbagai program, seperti pendidikan dan pelatihan (diklat), uji kompetensi bagi pengurus dan pengawas koperasi, serta penguatan kelembagaan. Selain itu, pengembangan usaha juga difasilitasi melalui inkubator bisnis dan pendampingan oleh pengawas koperasi.

Menurutnya, tantangan utama saat ini adalah membangun usaha dari tahap awal. Tidak semua koperasi memiliki fasilitas usaha yang memadai, sehingga sebagian masih memanfaatkan kantor desa

“Ini tidak mudah, karena membangun usaha dari nol membutuhkan proses. Karena itu, pendampingan terus kami lakukan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tujuan utama Koperasi Merah Putih adalah meningkatkan kesejahteraan anggota. Oleh karena itu, partisipasi aktif anggota menjadi kunci utama dalam menggerakkan koperasi.

“Koperasi harus dimanfaatkan oleh anggotanya, terutama yang memiliki usaha, untuk memperluas pemasaran produk mereka. Selain itu, kerja sama antarkoperasi juga penting agar jangkauan pasar semakin luas,” jelasnya.

Ia juga mendorong koperasi untuk menjalin kerja sama lintas daerah dalam memasarkan produk. Produk dari Denpasar, misalnya, dapat dipasarkan ke kabupaten lain, begitu pula sebaliknya. Dengan langkah tersebut, diharapkan Koperasi Merah Putih tidak hanya menjadi wadah ekonomi anggota, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat desa dan kelurahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....