Siasati Lonjakan Harga Perak Dunia Sunaka Jewelry Terapkan Sistem Daur Ulang

  • 05 Jun 2026 09:21 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID,Denpasar- Guna menyiasati lonjakan harga logam mulia, akibat tingginya permintaan komponen industri energi surya dan kecerdasan buatan di pasar global, manajemen Sunaka Jewelry menerapkan strategi daur ulang bahan baku perak. General Manager Sunaka Jewelry, I Kadek Astitiya, mengungkapkan tingginya volatilitas harga bahan baku dalam dua tahun terakhir, memaksa pelaku industri perhiasan lokal di Bali untuk memutar otak agar harga produk akhir tetap kompetitif di pasaran.

Apalagi, dominasi negara Cina dalam pembelian pasokan perak global memberikan dampak tekanan yang sangat signifikan terhadap rantai pasok material pengrajin domestik. “ Jadi guna mengatasi keterbatasan pasokan tersebut, pihak manajemen fokus pada sistem pengelolaan sisa produksi yang aman bagi ekosistem sekitar pabrik, kami memang berdayakan bagaimana perak itu bisa di recycle “ ujar Astitiya ketika berbincang dalam program Teras UMKM di Pro 4 RRI Denpasar, Jum’at 22 Mei 2026.

Astitiya mengungkapkan langkah daur ulang ini terbukti mampu menekan biaya operasional, tanpa sedikit pun mengurangi kadar kemurnian serta kualitas akhir dari perhiasan perak yang diproduksi. Melalui formula manajemen stok yang cermat, Sunaka Jewelry berhasil menjaga ketersediaan barang di gudang untuk rencana jangka pendek hingga jangka panjang.

Strategi pembelian dan penyimpanan material yang terukur ini, menurut Astitiya membuat perusahaan mampu bertahan dari fluktuasi ekonomi eksternal, yang tidak bisa diprediksi sebelumnya. Manajemen internal juga secara berkala melakukan evaluasi ketat pada setiap lini kerja, untuk meminimalisasi adanya pemborosan bahan baku metal berharga.

Melalui pendekatan industri hijau ini, menurut Astitiya produk yang dihasilkan tidak sekadar memiliki nilai ekonomis tinggi, melainkan juga membawa misi penyelamatan lingkungan.” Kami juga secara konsisten memastikan bahwa pemanfaatan material ramah lingkungan ini, tetap berjalan selaras dengan peningkatan standar baku operasional mesin, serta alat-alat produksi di dalam pabrik “ tutup Astitiya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....