Penataan Pantai Candidasa Ikon Kebangkitan Pariwisata Bali Timur

  • 07 Okt 2026 07:14 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Karangasem - Pembenahan destinasi wisata Pantai Candidasa melalui proyek konservasi pesisir Candidasa Fase 2 terus dikebut. Proyek dengan menelan anggaran Rp500 miliar itu diharap mampu mengembalikan fungsi kawasan ini sebagai salah satu ikon kebangkitan pariwisata di Karangasem.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Kabupaten Karangasem I Wayan Kariasa kepada RRI.CO.ID di Karangasem mengatakan, penataan melalui proyek konservasi kawasan pesisir itu akan memulihkan daya tarik historis Candidasa kembali kompetitif sebagai kawasan destinasi unggulan yang ramah, bersih, dan nyaman. Karena sebelumnya, destinasi wisata tersebut mengalami penurunan kunjungan wisatawan yang dipicu sejumlah faktor yakni masalah kebersihan seperti limbah yang mencemari area pantai, menjamurnya vila ilegal yang tidak kena pajak yang memengaruhi tingkat okupansi hotel resmi.

Serta peningkatan suhu geopolitik global yang berdampak terhadap kunjungan wisatawan asal Eropa, sementara efisiensi anggaran pemerintah menekan perjalanan dinas wisatawan nusantara. Kariasa berharap dengan adanya pembenahan tersebut akan mendongkrak kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara dengan view keindahan pesisir Candidasa dan keseimbangan ekosistem pesisir pantai.

“Pembenahan dan penataan Pantai Candidasa saat ini masih berlangsung. Harapan kami selaku praktisi pariwisata agar penataan ini mampu mengembalikan fungsi kawasan ini sebagai salah satu ikon kebangkitan pariwisata di Karangasem,” ujarnya.

Kariasa tidak memungkiri, selama proses penataan dan pengendalian abrasi sejak 5 Februari 2025 itu, kunjungan wisatawan ke Candidasa cukup terdampak. Penataan skala besar dengan menelan anggaran lebih dari Rp500 miliar itu diharapkan memulihkan kunjungan seiring rampungnya pembenahan infrastruktur dan kebersihan pantai di kawasan Bali Timur tersebut.

“Adanya proyek konservasi dan penataan pantai menimbulkan suara bising dari alat berat yang mengakibatkan wisatawan kurang nyaman dan memilih pantai di wilayah lain,” tuturnya.

Pembenahan dan penataan pesisir Candidasa sepanjang 5,5 kilometer fase 2 ditarget rampung Nopember 2027. Proyek konservasi pesisir itu mencakup pembangunan struktur pelindung pantai dan pengurugan pasir pantai untuk perlindungan pesisir dari abrasi. Penataan pesisir tersebut diharap mengembalikan fungsi kawasan Candidasa sebagai salah satu ikon kebangkitan pariwisata Bali Timur sekaligus mendongkrak perekonomian lokal serta keseimbangan ekosistem kawasan pesisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....