PLN Ajak Warga Jajal Kendaraan Listrik lewat Bali Green Expo 2026

  • 07 Okt 2026 06:59 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar — Warga yang menikmati Car Free Day (CFD) Renon, Denpasar, tidak hanya berolahraga, mereka juga mendapat kesempatan mencoba langsung kendaraan listrik dalam gelaran Bali Green Expo 2026. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali menghadirkan program PLN DASHVOLT 2.0 dalam kegiatan tersebut.

Masyarakat dapat melihat berbagai kendaraan listrik sekaligus mengikuti sesi test ride ALVA N3 dan Cervo X. Bali Green Expo 2026 digelar dalam rangkaian Tumpek Wayang dan diprakarsai Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bali.

Kegiatan ini mempertemukan berbagai pihak yang bergerak di sektor energi bersih dan kendaraan listrik. Area energi bersih diisi BTI, APSA Bali, Koalisi Bali Emisi Nol Bersih yang terdiri atas IESR, WRI, Azzura, NEXXUS, CAST Foundation, dan FAB Lab Bali, serta PLN Icon Plus dan PLN Bali.

Sementara area Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) diikuti 16 perusahaan yang memperkenalkan produk dan teknologi kendaraan listrik kepada masyarakat. General Manager PLN UID Bali Ajrun Karim mengatakan pengenalan kendaraan listrik kepada masyarakat perlu dilakukan melalui interaksi dan pengalaman langsung.

Menurutnya, transisi menuju kendaraan listrik tidak hanya membutuhkan kesiapan infrastruktur, tetapi juga pemahaman masyarakat mengenai teknologi dan manfaat kendaraan listrik.

“Transisi menuju kendaraan listrik tidak hanya membutuhkan kesiapan infrastruktur, tetapi juga pemahaman dan pengalaman masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat melihat, mengenal, sekaligus mencoba langsung kendaraan listrik sehingga memiliki gambaran yang lebih nyata mengenai manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ajrun.

Ia mengatakan pengembangan ekosistem kendaraan listrik membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pelaku industri, penyedia infrastruktur, komunitas, hingga masyarakat sebagai pengguna.

“Bali memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari gaya hidup transportasi yang lebih ramah lingkungan. Karena itu, kolaborasi lintas sektor seperti ini penting untuk memperluas edukasi dan mendorong masyarakat mengenal pilihan transportasi berbasis energi yang lebih bersih,” katanya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pengunjung CFD yang mendatangi area pameran, berdiskusi dengan peserta, hingga mencoba langsung kendaraan listrik yang tersedia. Kehadiran pelaku industri dan komunitas juga memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai perkembangan kendaraan listrik dan ekosistem pendukungnya.

Perwakilan Indomobil, Wayan, mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, PLN, agen tunggal pemegang merek (ATPM), dan komunitas dalam memperkenalkan kendaraan listrik kepada masyarakat.

“Kami senang sekali bisa ikut dalam kegiatan kolaborasi seperti ini. Masyarakat bisa melihat langsung kendaraan listrik dan mendapatkan pengalaman mencoba produk. Kalau kegiatan seperti ini bisa terus digalakkan secara intens, tentu akan semakin baik untuk memperkenalkan kendaraan listrik kepada masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Bali,” ujar Wayan.

Bali Green Expo 2026 menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Tumpek Wayang sekaligus ruang edukasi bagi masyarakat mengenai energi bersih dan kendaraan listrik. Melalui kegiatan tersebut, PLN turut mendorong pengenalan kendaraan listrik sekaligus memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam pengembangan ekosistem mobilitas berbasis energi bersih di Bali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....