Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Tajam, 401 Satuan Pendidikan Dapat Bantuan 2026

  • 03 Okt 2026 08:42 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar — Pemerintah pusat menambah alokasi program revitalisasi sekolah di Kota Denpasar pada 2026. Sebanyak 26 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan mendapat bantuan revitalisasi dengan total anggaran mencapai Rp18,891 miliar, meningkat dibandingkan 2025 yang hanya mencakup sembilan sekolah.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat didampingi Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau proyek revitalisasi SD Negeri 15 Dangin Puri, Desa Dangin Puri Kelod, Jumat 02 Oktober 2026. Abdul Mu’ti mengatakan peningkatan program revitalisasi di Denpasar merupakan bagian dari kenaikan alokasi revitalisasi satuan pendidikan di Bali.

Pada 2026, sebanyak 401 sekolah di seluruh jenjang pendidikan di Bali mendapatkan bantuan dengan total anggaran Rp272,66 miliar. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 2025 yang mencakup 188 satuan pendidikan dengan anggaran Rp156,961 miliar.

Selain meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, program revitalisasi juga memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Di Bali, sebanyak 2.649 tenaga kerja terserap melalui program revitalisasi pada 2025.

Jumlah tersebut meningkat menjadi 5.580 tenaga kerja pada 2026. “Ini menunjukkan bahwa revitalisasi tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu satuan pendidikan, tetapi juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja di daerah,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia mengatakan pembangunan dan perbaikan sekolah dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas, terutama untuk satuan pendidikan yang mengalami kerusakan berat. Pemerintah menargetkan seluruh sekolah di Indonesia dapat diperbaiki secara bertahap hingga akhir 2028.

Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan Pemkot Denpasar telah menyampaikan berbagai dokumen yang diperlukan terkait program revitalisasi kepada pemerintah pusat. Khusus SD Negeri 15 Dangin Puri, bantuan revitalisasi yang diterima mencapai sekitar Rp478 juta.

Anggaran tersebut digunakan untuk memperbaiki empat ruang kelas, menata halaman, serta membenahi sejumlah fasilitas kamar mandi. Jaya Negara menyebut tambahan program revitalisasi tersebut memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Denpasar.

“Ini juga sangat membantu kami di Kota Denpasar. Apalagi sekarang di tahun 2026 itu totalnya hampir Rp80 miliar, ada peningkatan yang sangat signifikan,” kata Jaya Negara.

Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatian terhadap peningkatan sarana pendidikan di Kota Denpasar. “Terima kasih untuk perhatian yang diberikan kepada Kota Denpasar. Kami berharap peningkatan sarana pendidikan ini dapat juga menunjang program pendidikan di Kota Denpasar,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....