Wawali Arya Wibawa Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Denpasar

  • 03 Okt 2026 08:44 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar — Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lapangan Lumintang, Denpasar, Kamis 01 Oktober 2026. Momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sekaligus memperkuat persatuan bangsa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Upacara dihadiri Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Denpasar, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Denpasar, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, serta peserta dari berbagai unsur.

Rangkaian upacara diawali dengan pengumandangan lagu-lagu perjuangan. Acara kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila oleh Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede.

Dalam ikrar tersebut ditegaskan tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam membangun kebersamaan, memperjuangkan dan menegakkan kebenaran serta keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Arya Wibawa mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum refleksi sekaligus bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara. Menurut dia, peringatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat pemahaman dan pengamalan Pancasila, khususnya di kalangan generasi muda.

“Saya berharap para generasi muda mampu mengimplementasikan ajaran Pancasila sebagai ideologi negara dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Arya Wibawa.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Pancasila sebagai panduan dalam menjaga persatuan dan kebersamaan. Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan filosofi Pemerintah Kota Denpasar, Vasudhaiva Kutumbakam, yang bermakna bahwa seluruh manusia adalah bersaudara.

“Sehingga secara berkelanjutan dapat mewujudkan Denpasar Maju yang sejalan dengan Pancasila sebagai perekat bangsa menuju Indonesia Emas,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....