Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang dan 65 Rute hingga Agustus
- 03 Okt 2026 08:36 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Mangupura – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat pelayanan kepada 15,5 juta penumpang selama Januari hingga Agustus 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 10 juta penumpang rute internasional dan 5,5 juta penumpang domestik.
Adapun pelayanan pesawat udara hingga Agustus mencapai 94 ribu pergerakan pesawat. Rinciannya, 52 ribu merupakan pergerakan pesawat internasional dan 42 ribu pergerakan pesawat domestik.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, menyampaikan jumlah pelayanan tersebut menunjukkan Pulau Bali masih menjadi salah satu tujuan wisata yang populer bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Rata-rata terdapat sekitar 64 ribu pergerakan penumpang per hari yang dilayani di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
“Dengan terdapat kurang lebih 64 ribu pergerakan penumpang per hari, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan sepenuh hati kepada seluruh pengguna jasa bandara,” ucap Nugroho Jati.
Untuk rute internasional, Singapura (SIN) menjadi tujuan dengan jumlah pergerakan penumpang tertinggi, mencapai 1,7 juta penumpang atau 18 persen dari total penumpang internasional. Selanjutnya, Kuala Lumpur (KUL) mencatat 1 juta penumpang, Perth (PER) 794 ribu, Melbourne (MEL) 731 ribu, dan Sydney (SYD) 574 ribu penumpang.
Sementara untuk rute domestik, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang (CGK) menjadi tujuan dengan jumlah pergerakan penumpang terbanyak, yakni 2,5 juta penumpang atau 45 persen dari total penumpang domestik. Berikutnya, Surabaya (SUB) mencatat 865 ribu penumpang, Labuan Bajo (LBJ) 383 ribu, Lombok Praya (LOP) 308 ribu, dan Makassar (UPG) 296 ribu penumpang.
Berdasarkan data Kantor Imigrasi Ngurah Rai, sebanyak 4,7 juta wisatawan mancanegara tercatat tiba di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Wisatawan asal Australia menjadi yang terbanyak dengan 1,1 juta wisatawan, disusul China 418 ribu, India 363 ribu, Britania Raya 206 ribu, dan Korea Selatan 203 ribu wisatawan.
“Hingga akhir Agustus, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali melayani sebanyak 65 rute, yang terbagi menjadi 41 rute internasional dan 24 rute domestik. Ke depannya, kami menargetkan adanya penguatan konektivitas udara melalui pembukaan rute baru, penambahan maskapai, maupun penambahan frekuensi penerbangan,” jelas Nugroho Jati.
Seiring tingginya mobilitas penumpang, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali memperkuat kesiapan fasilitas dan layanan, salah satunya melalui pengoperasian Jembatan Penghubung Transfer Terminal Internasional-Domestik pada 17 Agustus 2026. Fasilitas tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi waktu dan proses transfer antarterminal sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna jasa bandara.
“Kemudahan yang hadir dari operasional jembatan penghubung ini berpotensi untuk memperkuat posisi Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebagai hub penerbangan domestik maupun internasional,” tambah Nugroho Jati.
Menurutnya, jembatan tersebut memudahkan wisatawan mancanegara yang tiba melalui rute internasional untuk terhubung dengan penerbangan domestik di Indonesia. Kemudahan serupa berlaku bagi penumpang domestik yang melakukan transfer di Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk melanjutkan penerbangan internasional.
“Dengan tingginya jumlah penumpang yang dilayani, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali akan terus menjaga kesiapan operasional sekaligus senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan,” pungkas Nugroho Jati.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....