HNSI Denpasar Dorong Pengelolaan Laut Berkelanjutan
- 30 Sep 2026 14:49 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar — Pemerintah didorong untuk memperkuat pengelolaan potensi laut Bali secara berkelanjutan. Pengembangan perikanan tangkap dan wisata bahari, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan perlindungan ekosistem serta keberlangsungan mata pencaharian nelayan kecil.
Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Denpasar I Wayan Suteja mengatakan pengelolaan sumber daya laut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, nelayan kecil, pelaku usaha perikanan, dan berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, keberlanjutan sumber daya perikanan juga perlu didukung aturan penangkapan yang lebih disiplin, termasuk pengaturan jenis dan ukuran ikan yang dapat ditangkap serta penggunaan alat tangkap yang tidak merusak ekosistem.
"Untuk potensi kita agar bisa berkelanjutan, tentunya dengan disiplin penangkapan, jenis ikan yang boleh ditangkap, ukurannya. Kemudian jangan menggunakan alat-alat yang memusnahkan secara massal," katanya, Rabu 30 September 2026.
Ia menilai penggunaan bom ikan dan alat tangkap yang berpotensi merusak ekosistem laut perlu terus dicegah. Selain itu, penguatan kawasan konservasi dan pengawasan di wilayah perairan juga dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan sumber daya laut Bali.
Suteja meminta pemerintah memastikan kawasan yang telah ditetapkan sebagai wilayah konservasi benar-benar mendapatkan perlindungan. Pelanggaran terhadap ketentuan di kawasan tersebut juga perlu ditindak sesuai aturan yang berlaku.
"Hal-hal seperti itu yang perlu kita tingkatkan untuk menjaga potensi laut kita," ujarnya.
Menurut Suteja, pengelolaan laut Bali ke depan perlu menyeimbangkan kepentingan ekonomi dengan perlindungan lingkungan dan nelayan kecil. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, sektor kelautan dan perikanan diharapkan dapat terus memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga sumber daya laut untuk generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....