Dampak Erupsi Anak Krakatau Meluas, 41 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Batal

  • 07 Sep 2026 13:15 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Badung – Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali terus meluas hingga Minggu, 6 September, sore. Berdasarkan pembaruan data pukul 15.30 WITA, sebanyak 41 penerbangan dibatalkan dan 1 penerbangan mengalami penundaan (delayed).

"Sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, terdapat 42 penerbangan yang mengalami pembatalan maupun penyesuaian jadwal. Namun demikian, operasional penerbangan dan pelayanan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali secara umum tetap berjalan normal dan optimal," ujar Gede Eka Sandi Asmadi, Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Pihak manajemen berkoordinasi intensif dengan maskapai dan AirNav Indonesia untuk memantau pergerakan ruang udara. Selain itu, pengelola bandara juga membagikan service recovery berupa makanan ringan dan minuman bagi calon penumpang terdampak di terminal.

"Kami terus berkoordinasi dengan maskapai terkait penanganan penumpang serta pembaruan jadwal penerbangan secara berkala. Kami mengimbau calon penumpang melakukan konfirmasi ke pihak maskapai sebelum berangkat menuju bandara," tambahnya.

Masyarakat juga dipersilakan memanfaatkan layanan bantuan informasi resmi terpadu dari pengelola bandara. Layanan Contact Center InJourney Airports dapat diakses melalui nomor telepon 172 untuk update informasi kebandarudaraan.

Daftar Penyesuaian Jadwal Penerbangan (Update 6 September, 15.30 WITA)

Kedatangan:

  1. Rute Soekarno-Hatta (CGK) – Bali (DPS): 7 penerbangan — DIBATALKAN

Keberangkatan:

  1. Rute Bali (DPS) – Soekarno-Hatta (CGK): 30 penerbangan — DIBATALKAN
  2. Rute Bali (DPS) – Soekarno-Hatta (CGK): 1 penerbangan — DELAYED
  3. Rute Bali (DPS) – Halim Perdanakusuma (HLP): 2 penerbangan — DIBATALKAN
  4. Rute Bali (DPS) – Husein Sastranegara (BDO): 2 penerbangan — DIBATALKAN
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....