Kebakaran Gudang Rongsokan Nakula Sulit Dipadamkan
- 02 Sep 2026 06:31 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Kebakaran melanda sebuah gudang barang rongsokan di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Banjar Mergaya, Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat. Hingga malam hari, petugas masih berjibaku memadamkan api yang terus berpindah akibat kondisi angin cukup kencang dan banyaknya material mudah terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, S.H., M.H., mengatakan proses pemadaman menghadapi kendala karena material yang terbakar cukup tinggi dan api masih berada di bagian bawah tumpukan. Kondisi tersebut membuat petugas membutuhkan bantuan alat berat untuk membongkar material agar titik api dapat dijangkau.
“Karena api sudah di bawah, kami membutuhkan ekskavator. Angin cukup kencang dan area cukup luas, sehingga di tempat lain kembali apinya,” ujar I Made Tirana.
I Made Tirana menjelaskan, luas lokasi kebakaran tidak bertambah, namun kobaran api berpindah-pindah akibat tiupan angin. Sebelumnya, petugas mengerahkan sekitar 20 unit kendaraan pemadam kebakaran dari wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung untuk menangani kebakaran tersebut.
Gudang yang terbakar diketahui digunakan untuk menampung dan memilah barang atau sampah rongsokan, dengan material yang cukup banyak menumpuk di dalam area gudang. Sementara itu, warga yang berada di sekitar lokasi telah mendapat perhatian dan dilakukan langkah evakuasi apabila diperlukan.
Kepala Staf Kodim 1611/Badung, Letkol Inf Kadek Muliarsa, S.Hub. Int., mengatakan jajaran Kodam IX/Udayana turut membantu pemerintah daerah dalam mempercepat proses pemadaman. Bantuan tersebut berupa empat unit mobil pemadam kebakaran serta pengerahan sekitar 50 personel di lokasi.
“Kami membantu pemerintah daerah bagaimana caranya mempercepat untuk memadamkan api ini. Untuk saat ini, personel kami sudah tergelar kurang lebih 50 orang,” kata Kadek Muliarsa.
Selain membantu pemadaman, personel TNI juga telah mengerahkan kendaraan untuk membantu proses evakuasi warga serta mendukung penyaluran bantuan sosial. Upaya pemadaman akan terus dilakukan dengan dukungan alat berat dan personel tambahan hingga titik api di bagian bawah tumpukan material dapat dipastikan padam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....