Petani Keren dan Inovatif akan Ciptakan Ekonomi Sirkular

  • 01 Sep 2026 14:47 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Pertanian bukan sekadar mata pencaharian, melainkan pilar utama kehidupan yang menjamin kesejahteraan dan terpenuhinya kebutuhan pokok masyarakat. Di era digital saat ini, Konsep “Petani Keren dan Inovatif” menjadi kunci membangun ekonomi sirkular di sektor pertanian.

Menjadi petani keren di era digital menuntut perubahan pola pikir tentang strategi dan teknologi pertanian bukan sekedar kerja fisik. Hal itu dikatakan Ketua Petani Muda Keren Anak Agung Gede Agung Wedhatama kepada RRI.CO.ID di Denpasar.

Menurutnya, bertani merupakan anugerah dan keniscayaan yang harus diimbangi dengan pilar dan konsep mewujudkan petani yang keren, modern dan menjanjikan. Ia mengungkapkan, petani di era digital harus inovatif, adaktif dan memahami akses pasar.

Wedhatama menjelaskan, inovatif difokuskan dengan berpikir kreatif memanfaatkan teknologi tepat guna, smart farming dan diversifikasi produk. Adaktif dengan menyesuaikan perubahan iklim, metode modern dan peduli lingkungan dengan penerapan pertanian ramah lingkungan.

Wedhatama menekankan petani keren juga wajib menguasai akses pasar dengan digitalisasi penjualan, bergabung dengan koperasi atau komunitas untuk menjaga stabilitas harga serta menunjukkan proses bertani yang bersih untuk menarik pangsa pasar. “Konsep Petani Keren dan Inovatif menjadi kunci membangun ekonomi sirkular di sektor pertanian. Menjadi petani keren di era digital menuntut perubahan pola pikir tentang strategi dan teknologi pertanian,” ujarnya.

Wedhatama mengatakan, jika di era digital petani menguasai ketiga hal tersebut otomatis tidak hanya akan bertahan, tetapi juga mampu mengubah citra pertanian menjadi sektor yang keren, modern, dan menjanjikan. “Saat ini persoalan sektor pertanian bukan lagi mengenai ketahanan, melainkan berfokus pada akses pasar. Karena ketahanan pangan Bali sangat bagus, hanya akses pasarnya yang tidak pasti,” tuturnya.

Ekonomi sirkular akan tercipta dengan konsep petani keren yang inovatif, adaktif dan memahami akses pasar. Di era digital, pertanian bukan lagi sekadar kerja fisik, tetapi juga strategi dan teknologi ramah lingkungan. Menjadi petani keren di era modern akan membangun ekonomi berkelanjutan dengan mata rantai pertanian dan akses pasar yang menjanjikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....