Konsistensi Jadi Kunci UMKM Bertahan di Tengah Persaingan Bisnis

  • 31 Agt 2026 10:55 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Bangli – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dituntut tidak mudah menyerah ketika menghadapi pasar yang fluktuatif. Konsistensi mengembangkan bidang usaha yang dikuasai, ditambah kemampuan menciptakan inovasi, dinilai menjadi kunci agar UMKM mampu bertahan sekaligus menangkap peluang di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.

Pemilik PT Hasta Karya Rotenbi, Ni Komang Rosiani, mengatakan pelaku UMKM sebaiknya tidak terburu-buru berpindah bidang usaha hanya karena mengalami penurunan penjualan. Menurutnya, setiap bidang usaha memiliki siklus pasar yang perlu dihadapi dengan ketekunan dan strategi yang tepat.

Rosiani menilai periode ketika pasar sedang melambat justru dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk mengevaluasi usaha dan melahirkan produk atau strategi baru. “Di situlah momentum kita bisa memanfaatkan, menciptakan sesuatu inovasi. Jadi jangan mudah menyerah,” ujarnya, Senin 31 Agustus 2026.

Menurut Rosiani, persaingan dengan pelaku usaha lain bukan satu-satunya tantangan yang dihadapi UMKM. Tantangan yang tidak kalah besar justru muncul dari dalam diri pelaku usaha, seperti rasa bosan, kehilangan konsistensi, dan terlalu fokus memperhatikan perkembangan produk kompetitor.

Ia menilai pelaku UMKM perlu menjaga fokus terhadap keunggulan dan bidang yang telah ditekuni. Dengan konsistensi tersebut, pelaku usaha memiliki ruang untuk terus memperbaiki kualitas produk, membaca kebutuhan pasar, serta menciptakan inovasi tanpa kehilangan karakter usaha.

“Kondisi pasar yang berubah-ubah merupakan bagian dari dinamika bisnis. Karena itu, penurunan penjualan seharusnya tidak langsung dipandang sebagai alasan untuk meninggalkan usaha, tetapi menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan menemukan strategi baru,” ungkapnya.

Konsistensi yang dibarengi inovasi diharapkan membuat UMKM tidak hanya mampu bertahan menghadapi tekanan pasar, tetapi juga berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....