Transformasi BUMD Ditargetkan Tuntas dalam Tiga Tahun

  • 31 Agt 2026 08:02 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar menyiapkan roadmap transformasi dalam tiga tahun untuk memastikan penguatan BUMD berjalan terukur. Peta jalan tersebut disusun bertahap, mulai dari pemetaan kondisi perusahaan hingga ekspansi bisnis dan integrasi digital .

Pada tahap awal 0–100 hari, Pemkot Denpasar akan melakukan diagnosis melalui audit kesehatan BUMD, pemetaan aset, bisnis, sumber daya manusia (SDM), dan risiko, serta menetapkan indikator kinerja utama (Key Performance Indicator/KPI) awal. Memasuki tahun pertama, transformasi difokuskan pada digitalisasi proses dan layanan, efisiensi biaya, pembenahan standar operasional prosedur (SOP), serta penguatan budaya kerja.

Sementara pada tahun kedua hingga ketiga, transformasi diarahkan pada ekspansi bisnis melalui pengembangan unit usaha baru, perluasan kemitraan investasi, dan integrasi digital secara penuh untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Seluruh perkembangan program akan dipantau secara berkala melalui BUMD Performance Management System berupa dashboard terintegrasi. Sistem tersebut memuat indikator keuangan, operasional, pelayanan, manajemen risiko, hingga capaian transformasi digital.

Direktur Utama Perumda Bhukti Praja Sewakadarma I Nyoman Putrawan mengatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar, khususnya dalam pembenahan organisasi, penguatan sistem kinerja, penataan pengelolaan usaha, serta pengembangan bisnis secara berkelanjutan. Penguatan tersebut juga menyasar kualitas pelayanan di sektor parkir.

“Perumda Bhukti Praja Sewakadarma menggelar pembinaan bagi ratusan juru parkir (jukir) di wilayah Kota Denpasar sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat”jelasnya, Minggu 30 Agustus 2026.

Putrawan menilai pelayanan yang profesional dan humanis menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung ketertiban lalu lintas dan optimalisasi pendapatan daerah. "Melalui kegiatan pembinaan berkala ini, Perumda BPS Kota Denpasar berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme para petugas parkir guna mendukung kenyamanan, ketertiban lalu lintas, serta optimalisasi pendapatan daerah," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....