Lapangan Kerja dan Pendidikan Strategi Tekan Kemiskinan Bali
- 22 Agt 2026 08:43 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Pembukaan lapangan kerja dinilai menjadi salah satu strategi penting untuk menekan angka kemiskinan di Bali. Kesempatan kerja yang semakin luas diyakini mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus mengurangi pengangguran.
Akademisi Universitas Warmadewa, Dr. Putu Ngurah Suyatna Yasa, mengatakan sektor pariwisata dan industri pendukung memiliki peran besar dalam menciptakan lapangan kerja. Menurutnya, penguatan sektor informal juga penting karena mampu membantu masyarakat menjaga tingkat pengeluaran di atas garis kemiskinan.
“Lapangan kerja itu sangat penting, terutama di sektor pariwisata dan industri pendukungnya,” ujar Dr. Putu Ngurah Suyatna Yasa.
Menurutnya, peningkatan pendapatan masyarakat juga perlu diimbangi dengan pengendalian biaya hidup. Kenaikan harga kebutuhan pokok yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pendapatan dapat membuat masyarakat tetap rentan terhadap kemiskinan.
Suyatna Yasa menjelaskan, persoalan kemiskinan di Bali juga berkaitan dengan kesenjangan produktivitas antar sektor pekerjaan. Penduduk miskin di pedesaan banyak bekerja di sektor pertanian yang memiliki produktivitas lebih rendah dibandingkan sektor pariwisata dan industri pengolahan.
Kondisi tersebut dinilai membutuhkan intervensi melalui peningkatan pendidikan dan keterampilan masyarakat. Pemerintah daerah juga didorong menyusun pemetaan kebutuhan tenaga kerja agar pendidikan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan.
“Harus ada peta jalan tentang kebutuhan tingkat pendidikan dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan,” katanya.
Menurutnya, pemetaan tersebut penting untuk mengurangi ketidaksesuaian antara lulusan pendidikan dengan kebutuhan lapangan kerja. Hal ini karena tingkat pengangguran masih ditemukan pada lulusan diploma maupun sarjana, sehingga pendidikan perlu diarahkan agar lebih selaras dengan kebutuhan pasar kerja.
Penguatan keterampilan juga dinilai perlu menyasar masyarakat di wilayah Bali bagian timur, barat, utara, serta daerah lainnya yang masih membutuhkan perhatian dalam peningkatan kualitas pendidikan. Dengan pendidikan dan keterampilan yang sesuai kebutuhan, masyarakat diharapkan memiliki peluang lebih besar memperoleh pekerjaan dan meningkatkan pendapatan.
Upaya pengentasan kemiskinan di Bali membutuhkan sinergi antara pembukaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan, dan penguatan keterampilan masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan tenaga kerja yang lebih siap sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....