Kekayaan Maritim Bali Didorong Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
- 22 Agt 2026 08:45 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Kekayaan maritim Bali memiliki potensi besar untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan dan masyarakat pesisir. Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong penguatan sektor kelautan dan perikanan melalui bantuan sarana tangkap, pemanfaatan teknologi, diversifikasi produk, serta penerapan ekonomi biru.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Ir. Putu Sumardiana, M.P., mengatakan kondisi kesejahteraan masyarakat pesisir Bali saat ini relatif masih berada di atas rata-rata. Menurutnya, pendapatan masyarakat pesisir masih cukup mampu mengimbangi kebutuhan pengeluaran, meskipun sektor perikanan sangat dipengaruhi musim dan harga hasil tangkapan.
“Kalau berbicara nelayan, ada musim-musimnya. Karena produk perikanan itu cepat rusak, perlu ada upaya pengamanan hasil tangkapan agar ketika musim panen harga tidak jatuh,” ujar Putu Sumardiana.
Pemerintah juga melakukan berbagai intervensi untuk meningkatkan produktivitas nelayan, mulai dari peremajaan armada hingga bantuan mesin tempel, perahu, jaring, dan sarana budidaya. Selain itu, edukasi kepada nelayan dan keluarga nelayan terus dilakukan, termasuk mendorong diversifikasi produk hasil perikanan agar memiliki nilai tambah.
Pemanfaatan teknologi juga mulai diperkuat melalui bantuan sistem pemantauan bagi nelayan kecil yang dapat membantu mengetahui lokasi berkumpulnya ikan serta kondisi gelombang. Teknologi tersebut dinilai mampu meningkatkan kepastian dalam aktivitas melaut, menekan biaya operasional, sekaligus mendorong peningkatan pendapatan nelayan.
Putu Sumardiana menambahkan, tantangan sektor kelautan Bali semakin besar seiring meningkatnya aktivitas pariwisata dan ekonomi di kawasan pesisir. Karena itu, perlindungan kawasan pantai, penggunaan alat tangkap ramah lingkungan, serta pencegahan kerusakan ekosistem laut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya maritim.
“Target kami ke depan bagaimana nelayan tetap bisa mendapatkan ikan bukan hanya hari ini, tetapi juga untuk anak dan cucunya. Karena itu, kami membangun konsep ekonomi biru, dengan menjaga kebersihan laut, mengurangi pencemaran plastik, dan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan,” katanya.
Pemerintah Provinsi Bali berharap pengelolaan kekayaan maritim dilakukan secara berkelanjutan sehingga ekosistem laut tetap sehat, populasi ikan terjaga, dan manfaat ekonomi sektor kelautan dapat dirasakan masyarakat secara berkesinambungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....