Giri Prasta Ajak Paskibraka Bali Menatap Masa Depan dan Indonesia Emas
- 18 Agt 2026 15:48 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID,Denpasar — Usai melaksanakan tugas negara, anggota Paskibraka Provinsi Bali akhirnya melepas ketegangan dalam suasana penuh keakraban. Dari barisan upacara hingga berjoget bersama di panggung, malam ramah tamah bersama Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menjadi momentum untuk menitipkan pesan tentang disiplin, nasionalisme, dan masa depan generasi muda Bali.
Ramah tamah digelar di Gedung Wanita Narigraha, Renon, Denpasar, Senin 17 Agustus 2026 malam, setelah seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia selesai dilaksanakan. Giri Prasta hadir mewakili Gubernur Bali Wayan Koster bersama anggota Paskibraka, pelatih, purna Paskibraka, guru, orang tua, serta jajaran Pemerintah Provinsi Bali.
Sebelumnya, mereka menyaksikan bersama siaran langsung prosesi penurunan Bendera Merah Putih dari Istana Merdeka, Jakarta. Di hadapan para Paskibraka, Giri Prasta menegaskan pengalaman menjadi pengibar bendera bukan sekadar tugas seremonial.
Disiplin, kerja keras, nasionalisme, tanggung jawab, dan kebersamaan yang ditempa selama proses latihan harus menjadi bekal dalam melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-cita. Ia mengapresiasi seluruh anggota Paskibraka yang telah menjalankan tugas dengan baik.
Penghargaan serupa disampaikan kepada para pelatih, purna Paskibraka, guru, dan orang tua yang memberikan dukungan selama proses persiapan. Giri Prasta mengaku sempat khawatir ketika menyaksikan prosesi penurunan bendera pada sore hari.
Namun, kekhawatiran tersebut berubah menjadi kebanggaan setelah melihat para anggota Paskibraka mampu menjaga kekompakan, stamina, dan konsentrasi hingga seluruh prosesi berjalan lancar. “Di situ kita merasa terharu, seolah-olah dibawa kembali, flashback ke tahun 1945. Seolah-olah kalianlah Paskibraka yang menghantarkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini,” ujarnya.
Menurut Giri Prasta, penampilan Paskibraka yang rapi dan kompak merupakan hasil dari proses panjang. Di baliknya terdapat latihan, kedisiplinan, kerja keras, serta dukungan keluarga dan ketekunan para pelatih.
Giri Prasta juga membagikan pengalaman pribadinya kepada para anggota Paskibraka. Ia mengaku pernah bercita-cita menjadi anggota Paskibraka sejak duduk di bangku SMP hingga SMA.
Bahkan, ia sempat belajar bela diri dengan harapan dapat memiliki langkah yang lebih tegap dan penampilan yang mendukung. Namun, cita-cita tersebut tidak pernah terwujud karena saat itu ada teman-temannya yang dinilai lebih memenuhi kualifikasi untuk menjadi anggota Paskibraka.
Pengalaman tersebut membuat Giri Prasta memiliki kesan tersendiri ketika kini berdiri di hadapan generasi muda Bali yang berhasil mewujudkan cita-cita yang pernah diimpikannya.
“Dengan semangat, disiplin, dan ketekunan yang kalian miliki hari ini, perjalanan kalian masih panjang. Tetap semangat, terus belajar, dan jangan pernah menyerah. Apa pun yang kalian cita-citakan, kejarlah dengan sungguh-sungguh. Dunia ada di tangan kalian,” pesannya.
Giri Prasta berharap nilai-nilai yang diperoleh selama menjadi Paskibraka tidak berhenti ketika tugas dan pelatihan berakhir. Disiplin dan nasionalisme harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, para anggota Paskibraka merupakan bagian dari generasi muda yang kelak akan meneruskan estafet pembangunan Bali. Karena itu, Pemerintah Provinsi Bali akan terus memberikan perhatian terhadap pengembangan generasi muda melalui pendidikan, beasiswa, dan pengembangan karier.
Ia menilai persiapan menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik. Karakter, disiplin, tanggung jawab, dan nasionalisme juga menjadi modal penting.
Giri Prasta juga menyinggung sejumlah tantangan pembangunan Bali, mulai dari pemenuhan kebutuhan pendidikan dan kesehatan, penyediaan hunian layak, pengelolaan sampah, kemacetan, infrastruktur, hingga pengembangan pariwisata berkelanjutan. Ia mengajak generasi muda ikut mengambil peran dalam menjawab berbagai tantangan tersebut.
“Kalian memiliki intelektual dan pengetahuan. Suatu saat nanti, kalian akan menjadi penentu arah Bali di masa depan,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, Giri Prasta menyerahkan bantuan Rp25 juta untuk seluruh anggota Paskibraka Provinsi Bali. Selain itu, dua anggota Paskibraka, masing-masing satu putra dan satu putri, mendapatkan hadiah masing-masing Rp1 juta.
Menutup pertemuan, Giri Prasta kembali mengingatkan agar semangat yang tumbuh selama pendidikan dan pelatihan tidak ikut dilepas bersama seragam Paskibraka.
“Rasa nasionalisme dan patriotisme harus terus kita tanamkan. Kita harus berusaha bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....