TIM SAR Lanjutkan Pencarian Hari Ketiga Korban Kapal Terbakar di Selat Lombok

  • 14 Agt 2026 14:31 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Lombok - Tim SAR gabungan memperluas pencarian korban insiden KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok, Jumat 14 Agustus 2026. Memasuki hari ketiga operasi, pencarian dilakukan melalui jalur laut dan udara dengan mengerahkan tiga kapal serta satu helikopter.

Operasi pencarian dipusatkan dari Posko SAR di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Tim membagi wilayah pencarian ke sejumlah sektor untuk mempercepat proses penemuan korban.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengatakan seluruh unsur yang terlibat diminta bekerja maksimal dan tetap mengutamakan koordinasi selama operasi berlangsung.

"Kami mengerahkan seluruh potensi SAR yang ada, baik personel, alut (alat utama) laut maupun udara, dengan membagi sektor pencarian secara terarah. Sinergi lintas sektoral ini sangat krusial untuk mempercepat penemuan korban di tengah tantangan kondisi perairan," ujar Hariyadi.

Pada pencarian hari ketiga, KN SAR 220 Mataram, KAL Belongas, dan KAL Lembar dikerahkan menyisir perairan. Sementara itu, pencarian dari udara dilakukan menggunakan helikopter SGi Air Bali dengan dukungan Finns Search and Rescue serta personel Kantor SAR Denpasar.

Penyisiran dilakukan ke sejumlah arah dari lokasi kejadian, yakni barat daya, selatan, dan timur. Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan serta Kesiapsiagaan Basarnas, Mayor Jenderal TNI (Mar) Edy Prakoso, turut memantau langsung pelaksanaan operasi melalui Posko SAR. Ia juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak yang terlibat dalam pencarian.

Operasi SAR melibatkan unsur dari Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, kru SGi Air Bali dan Finns Search and Rescue, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lombok Barat, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, hingga Puskesmas Jembatan Kembar.

Selain kapal utama pencarian, operasi juga mendapat dukungan sejumlah armada tambahan. Di antaranya KN SAR Arjuna, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, RIB Nusa Penida, KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, kapal Polair KP XXI-2015, Yacht Still Here, dan Yacht No Comment.

Dukungan medis juga disiagakan melalui armada ambulans RSUD Provinsi NTB untuk mengantisipasi kebutuhan penanganan korban selama operasi berlangsung. Tim SAR gabungan memastikan pencarian terus dilakukan dengan mengoptimalkan seluruh unsur laut dan udara yang tersedia serta memperluas cakupan sektor sesuai perkembangan di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....