Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Ketangguhan Bencana Bali

  • 12 Agt 2026 09:29 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam penanggulangan bencana terus dilakukan Pemerintah Provinsi Bali. Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Kolaborasi Kerja Sama Penanggulangan Bencana Lintas Sektor Provinsi Bali, yang berlangsung di Kantor BPBD Provinsi Bali.

Rapat koordinasi tersebut menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, LSM, BUMN, dan berbagai pihak lainnya. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk membangun kesiapsiagaan sekaligus mengurangi risiko bencana di Bali.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Bali, Eka Saputra, mengatakan keterlibatan berbagai pihak tidak hanya dibutuhkan ketika bencana terjadi, tetapi juga sejak fase prabencana. Menurutnya, penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan menjadi langkah penting agar potensi bencana tidak menimbulkan korban maupun dampak yang lebih besar.

“Peran serta di prabencana bagi dunia usaha ataupun dari berbagai pihak itu sangat kami perlukan,” ujar Eka Saputra.

Eka mencontohkan penanganan banjir di Bali pada September 2025 yang melibatkan masyarakat dan dunia usaha. Di tengah keterbatasan pemerintah dalam penyediaan logistik dan sistem peringatan dini banjir, sejumlah pihak turut memberikan bantuan serta dukungan kepada masyarakat terdampak.

Kolaborasi juga diperlukan pada fase pascabencana, khususnya untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat terdampak. Eka mencontohkan warung yang terdampak bencana dapat dibantu tidak hanya dalam pembangunan kembali tempat usaha, tetapi juga pemenuhan kebutuhan barang yang akan dijual.

Kabag Kerja Sama Biro Pemkesra Provinsi Bali, Adyani Utari, menambahkan penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab semua pihak, termasuk dalam penyebaran informasi kepada masyarakat. Kerja sama antardaerah maupun dengan pihak ketiga dapat menjadi bagian dari penguatan dukungan dalam menghadapi bencana.

“Penanggulangan bencana tidak hanya dilakukan oleh BPBD, tetapi harus dilakukan oleh semua pihak,” kata Adyani Utari.

Melalui rapat koordinasi ini, pengembangan kerja sama lintas sektor diharapkan tidak berhenti pada dokumen atau kegiatan seremonial. Kolaborasi yang diwujudkan dalam program nyata diharapkan mampu memperkuat mitigasi, kesiapsiagaan, respons, hingga pemulihan sehingga Bali semakin tangguh menghadapi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....