GPIPS Balinusra Perkuat Ketahanan Pangan Kendalikan Inflasi Melalui Kolaborasi
- 30 Jul 2026 06:19 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Tabanan – Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Wilayah Balinusra Tahun 2026 digelar di DTW Subak Jatiluwih, Kabupaten Tabanan. Kegiatan yang mengusung tema Sinergi Peningkatan Produktivitas dan Distribusi untuk Stabilitas Pangan di Tengah Tantangan Iklim dan Dinamika Pariwisata ini menjadi bagian dari upaya memperkuat stabilitas harga dan ketahanan pangan di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengatakan Subak Jatiluwih dipilih karena menjadi simbol keberhasilan pengelolaan pertanian sekaligus inspirasi dalam pengendalian inflasi. Selain melakukan koordinasi, kegiatan juga diisi dengan pelepasan distribusi bahan pokok dan pemantauan operasi pasar sebagai langkah konkret menjaga pasokan pangan.
"Kebersamaan untuk menjaga inflasi dan memperkuat ketahanan pangan menjadi semangat utama. Kami memastikan produksi dan distribusi pangan tetap aman dan terkendali melalui kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan Bank Indonesia," kata Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto.
Sementara itu, Asisten Gubernur Bank Indonesia, Rudy Bando Hutabarat, menegaskan pengendalian inflasi tidak hanya ditentukan oleh besarnya produksi pangan, tetapi juga kelancaran distribusi. Menurutnya, filosofi sistem Subak menjadi contoh bagaimana distribusi sumber daya dilakukan secara adil dan efisien sehingga mampu menjaga keseimbangan.
"Pengendalian inflasi bukan hanya persoalan produksi, tetapi bagaimana distribusi dilakukan secara baik dan efisien. Karena itu, sinergi antar daerah, penguatan kelembagaan petani, dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Rudy Bando Hutabarat.
Melalui GPIPS 2026, pemerintah bersama Bank Indonesia juga mendorong peningkatan produktivitas pertanian, penguatan kerja sama antar daerah, digitalisasi sektor pertanian, serta pelaksanaan operasi pasar yang tepat sasaran. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga inflasi tetap terkendali sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....