Program Sembagi Arutala Denpasar, Siap Diadopsi Jadi Gerakan Nasional
- 08 Agt 2026 09:55 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID,Denpasar – Program Sembagi Arutala yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar bersama KORPRI Kota Denpasar mendapat apresiasi dari Dewan Pengurus Nasional (DPN) KORPRI. Program gotong royong aparatur sipil negara (ASN) untuk melindungi pekerja rentan itu dinilai berhasil dan akan diusulkan menjadi model gerakan nasional melalui program KORPRI Berbagi.
Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Umum DPN KORPRI, Prof. Dr. Zudan Arif Fahrulloh, saat menghadiri Pengukuhan Pergantian Antar Waktu (PAW) Dewan Pengurus KORPRI Kota Denpasar yang dirangkaikan dengan peluncuran Gerakan Sembagi Arutala di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, Jumat 07 Agustus 2026.
Zudan mengatakan, Sembagi Arutala merupakan inovasi sosial yang berhasil menghimpun kepedulian ASN untuk membiayai iuran jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di sektor informal. Hingga kini, program tersebut telah memberikan perlindungan kepada lebih dari 12.000 pekerja rentan di Kota Denpasar.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak terletak pada besarnya nilai bantuan yang diberikan, melainkan pada semangat gotong royong dan kepedulian ASN terhadap masyarakat.
"Bukan terletak pada besarnya nominal uang yang disumbangkan, melainkan kebesaran hati rekan-rekan anggota KORPRI Kota Denpasar. Gotong royong adalah fondasi utama yang membuat bangsa Indonesia tetap tangguh. Semangat berbagi itu nyata terlihat di Kota Denpasar," ujarnya.
Melihat dampak positif yang dihasilkan, DPN KORPRI berencana mengangkat Sembagi Arutala sebagai praktik baik (best practice) yang akan direplikasi secara nasional melalui program KORPRI Berbagi. Dengan jumlah ASN di Indonesia yang mencapai sekitar 6,7 juta orang, Zudan menilai skema satu ASN melindungi satu pekerja rentan berpotensi memberikan perlindungan jaminan sosial kepada jutaan pekerja informal di seluruh Indonesia.
Selain mengapresiasi program tersebut, Zudan juga memuji kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar yang dinilai mampu menjaga kesejahteraan ASN melalui kebijakan tunjangan kinerja (Tukin), tunjangan perbaikan penghasilan (TPP), serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.
"Tugas utama seorang pemimpin adalah membuat bawahannya merasa tenang dan nyaman dalam bekerja. Jika lingkungan kerja baik dan ASN merasa dihargai, maka pelayanan kepada masyarakat akan berjalan optimal," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi aparatur dan masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof. Zudan di Kota Denpasar di tengah padatnya agenda nasional dan internasional.
"Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Bapak Prof. Zudan yang telah meluangkan waktu hadir di Kota Denpasar di tengah kesibukan beliau," ujarnya.
Jaya Negara juga mengungkapkan berbagai capaian Pemkot Denpasar, di antaranya Indeks Reformasi Birokrasi yang mencapai angka 95, konsisten masuk 10 besar nasional dalam penyelenggaraan otonomi daerah, serta meraih predikat terbaik nasional pada Indeks Inovasi Daerah.
"Penghargaan yang kami terima merupakan hasil kerja keras seluruh ASN dan pegawai non-ASN di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Kami bangga memiliki tim yang bekerja dengan dedikasi dan integritas tinggi," katanya.
Ia menambahkan, selain menjalankan tugas pemerintahan, ASN Pemkot Denpasar juga aktif mendampingi masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan untuk menangani persoalan lingkungan, kebersihan, dan sosial kemasyarakatan. Sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan tenaga kerja, Pemkot Denpasar terus memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Hingga saat ini, sebanyak 12.100 ASN berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Menurut Jaya Negara, langkah tersebut merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman serta perlindungan kepada aparatur yang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....