Dishub Bali Dorong Penggunaan Angkutan Umum dengan Edukasi di Sekolah

  • 03 Agt 2026 13:00 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali terus mengedukasi pelajar melalui sosialisasi di sekolah-sekolah. Selain membahas keselamatan berlalu lintas, kegiatan tersebut juga mengenalkan penggunaan angkutan umum sebagai salah satu pilihan transportasi bagi generasi muda.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Kadek Mudarta, kepada RRI.CO.ID mengatakan, upaya membangun kesadaran berlalu lintas tidak dapat dilakukan oleh instansi di bidang transportasi saja. Menurutnya, pembentukan perilaku tertib berlalu lintas perlu dimulai sejak usia dini dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk sekolah.

"Kesadaran berlalu lintas ini adalah sebuah isu penting yang harus kita usahakan bersama-sama dengan semua stakeholder di bidang transportasi. Tapi ini bukan semata-mata stakeholder transportasi, karena upaya peningkatan kesadaran ini idealnya dimulai sejak sangat dini," katanya.

Mudarta menjelaskan, sekolah menjadi salah satu tempat yang tepat untuk memberikan pemahaman mengenai keselamatan berlalu lintas. Melalui sosialisasi tersebut, pelajar tidak hanya diperkenalkan pada aturan dan etika berlalu lintas, tetapi juga dikenalkan penggunaan angkutan umum sebagai bagian dari edukasi transportasi.

Ia menilai edukasi tersebut penting karena di lapangan masih ditemukan anak di bawah umur yang mengendarai kendaraan bermotor. Selain belum memenuhi ketentuan usia untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), sebagian di antaranya juga belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai aturan dan etika berlalu lintas.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya pelanggaran maupun kecelakaan di jalan. "Kami melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah menyangkut tentang keselamatan berlalu lintas, juga menyangkut tentang penggunaan angkutan umum," ujarnya.

Menurut Mudarta, pengenalan angkutan umum kepada pelajar menjadi bagian dari upaya membangun budaya transportasi yang lebih tertib dan bertanggung jawab. Dengan memahami fungsi transportasi umum sejak dini, pelajar diharapkan memiliki pilihan mobilitas yang lebih aman sekaligus memahami pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas.

Ia berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar, untuk menerapkan perilaku tertib berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari. "Kami berharap apa yang kami lakukan paling enggak membangun kesadaran masyarakat tentang perlunya perilaku yang menunjukkan kesadaran terhadap keselamatan berlalu lintas dan juga pentingnya penggunaan transportasi umum," ucapnya.

Melalui edukasi di sekolah, Dishub Provinsi Bali berharap pelajar semakin memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus penggunaan angkutan umum sebagai salah satu pilihan transportasi. Edukasi sejak dini diharapkan dapat menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas dan membentuk perilaku berkendara yang lebih bertanggung jawab di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....