Urban Farming Hadapi Tantangan Lahan Sempit dan Pengetahuan Masyarakat
- 31 Jul 2026 15:27 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Urban farming menjadi salah satu solusi untuk memperkuat ketahanan pangan di kawasan perkotaan. Namun, keterbatasan lahan, kesibukan masyarakat, dan minimnya pengetahuan masih menjadi tantangan dalam penerapannya.
Akademisi Fakultas Pertanian, Sains dan Agroteknologi Universitas Warmadewa, Dr. I Nengah Muliartha, mengatakan kawasan perkotaan seperti Denpasar umumnya memiliki lahan pekarangan yang terbatas. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus lebih kreatif dalam memanfaatkan ruang untuk bercocok tanam.
"Kalau kita melihat urban farming di daerah perkotaan, tantangan terbesarnya adalah keterbatasan lahan karena rata-rata rumah tidak memiliki pekarangan yang luas. Selain itu, kreativitas, kesibukan, dan pengetahuan masyarakat juga menjadi faktor yang memengaruhi keberhasilan urban farming," ujarnya.
Menurutnya, konsep urban farming tidak selalu membutuhkan lahan yang luas karena dapat dilakukan dengan sistem vertikal maupun memanfaatkan barang-barang bekas sebagai media tanam. Masyarakat juga perlu memahami cara menyiapkan media tanam, pupuk, hingga teknik perawatan tanaman agar hasilnya optimal.
"Peran masyarakat sangat penting dalam mewujudkan ketahanan pangan. Masyarakat bisa memulainya dengan menanam satu atau beberapa jenis sayuran di halaman rumah, tetapi pembekalan dan edukasi juga harus terus diberikan agar mereka mengetahui cara yang benar," katanya.
Ia menambahkan, masyarakat Bali sejak dahulu telah menerapkan konsep sederhana yang mendukung ketahanan pangan keluarga melalui tanaman di pekarangan rumah. Tanaman seperti kelor, beluntas, dan berbagai tanaman herbal tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan pangan, tetapi juga sebagai ramuan tradisional untuk menjaga kesehatan.Melalui langkah-langkah sederhana tersebut, urban farming diharapkan dapat menjadi kebiasaan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga dari lingkungan rumah masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....