KMP Karya Maritim 3 Alami Gangguan Kemudi, Kapal Sempat Kehilangan Kendali

  • 30 Jul 2026 09:57 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jembrana - Gangguan sistem kemudi yang terjadi di tengah gelombang setinggi lima meter pada KMP Karya Maritim 3 berhasil ditangani berkat koordinasi cepat awak kapal, sehingga seluruh penumpang tiba di tujuan dengan selamat. Awak kapal bagian mesin KMP Karya Maritim 3, Vemas Wian Nova, Kepada RRI.CO.ID, Sabtu, 25 Juli 2026 menjelaskan gangguan bermula sekitar pukul 10.00 WITA ketika anjungan melaporkan kemudi tidak dapat dioperasikan.

Saat dilakukan pemeriksaan di ruang kemudi, salah satu dinamo tiba-tiba meledak sehingga sistem kemudi mengalami kerusakan total. Kondisi tersebut membuat kapal terombang-ambing akibat gelombang tinggi dan arus laut.

Menghadapi situasi tersebut, tim mesin bersama perwira kapal segera berkoordinasi melakukan penanganan darurat. Selain menguras air akibat kebocoran di ruang kemudi, awak kapal juga mengalihkan penggunaan dinamo cadangan agar kemudi kembali dapat difungsikan meski belum bekerja secara optimal.

Di saat yang sama, awak kapal mengamankan kendaraan di dek agar tidak bergeser serta mengimbau penumpang tetap tenang selama proses perbaikan berlangsung. Vemas Wian Nova mengatakan koordinasi antara departemen mesin, anjungan, dan dek menjadi kunci keberhasilan penanganan insiden sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan yang lebih besar.

"Kita langsung koordinasi dengan perwira yang lain untuk melakukan perbaikan. Ruang kemudi sempat bocor lalu kita kuras airnya, kemudian memakai dinamo yang satunya lagi agar kemudi bisa dioperasikan. Penumpang juga diimbau tetap tenang dan kendaraan di dek diamankan supaya tidak roboh," ujarnya.


Setelah seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat hingga tujuan, kapal untuk sementara dihentikan operasionalnya selama satu hari guna memperbaiki kebocoran ruang kemudi, melakukan servis komponen yang rusak, serta memastikan seluruh sistem kembali layak sebelum dioperasikan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan pelayaran pada lintasan Gilimanuk–Ketapang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....