Gubernur Bali: Pengabdian Mahasiswa Harus Jadi Solusi Nyata Pembangunan Desa

  • 30 Jul 2026 06:22 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan program pengabdian masyarakat yang melibatkan ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi harus menjadi solusi nyata dalam mempercepat pembangunan desa sekaligus mendukung implementasi visi pembangunan Bali berbasis budaya dan kearifan lokal. Hal tersebut disampaikan saat memberikan arahan pada peluncuran Program Pengabdian Masyarakat Desa Kerthi Bali Sejahtera yang melibatkan 38 perguruan tinggi se-Bali, Kamis 15 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Wayan Koster mengapresiasi kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama seluruh perguruan tinggi di Bali yang menggerakkan mahasiswa dan dosen untuk turun langsung ke desa. "Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial ataupun pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata. Ini merupakan langkah konkret membangun Bali dari desa melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang disinergikan dengan arah pembangunan Provinsi Bali," ujarnya.

Menurutnya, pembangunan Bali tidak boleh hanya berpusat pada kawasan perkotaan maupun sektor pariwisata, melainkan harus dimulai dari desa sebagai fondasi utama kehidupan masyarakat Bali. Ia menjelaskan, Program Desa Kerthi Bali Sejahtera menjadi bagian dari implementasi visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru, yang berorientasi pada pelestarian alam, budaya, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

"Kita ingin memastikan pembangunan Bali tumbuh dari akar rumputnya, yaitu desa. Di desa kebudayaan kita dirawat, alam dijaga, dan karakter masyarakat Bali dibentuk," katanya.

Koster menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah memerlukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, hingga media. Karena itu, keterlibatan civitas akademika dinilai memiliki posisi strategis dalam menghadirkan berbagai inovasi untuk menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat desa.

Pada pelaksanaan program tahun ini, sebanyak lebih dari 12.000 mahasiswa dan lebih dari 900 dosen pembimbing lapangan diterjunkan ke desa-desa di seluruh Bali. Menurutnya, jumlah tersebut merupakan kekuatan intelektual yang besar apabila diarahkan untuk mendukung percepatan pembangunan desa.

Ia juga berpesan kepada seluruh mahasiswa agar memanfaatkan momentum pengabdian masyarakat sebagai sarana belajar sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. "Jadilah pembelajar yang rendah hati, hadir untuk mendengar dan bekerja bersama masyarakat. Jadilah problem solver, inovator, sekaligus calon pemimpin masa depan yang memiliki integritas dan kepedulian sosial," pesannya.

Lebih lanjut, Koster menjelaskan sejumlah program prioritas Pemerintah Provinsi Bali yang diharapkan mendapat dukungan dari mahasiswa, di antaranya pengelolaan sampah berbasis sumber, Gerakan Bali Bersih Sampah, pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, perlindungan danau, mata air, sungai dan laut, penguatan pertanian organik, penggunaan produk lokal Bali, pengembangan UMKM desa, hingga pelestarian adat, seni, bahasa, aksara, serta kain tenun Bali. Selain itu, ia juga menyoroti pelaksanaan program Satu Keluarga Satu Sarjana serta pemberian insentif bagi keluarga dengan anak bernama Nyoman dan Ketut sebagai bagian dari upaya melestarikan kearifan lokal Bali.

Menurutnya, keberadaan nama Nyoman dan Ketut yang mulai berkurang perlu dijaga sebagai bagian dari identitas budaya Bali yang diwariskan para leluhur. Mengakhiri sambutannya, Koster berharap mahasiswa dan dosen pembimbing mampu menjadi mitra pemerintah desa dan desa adat dalam mengakselerasi berbagai program pembangunan yang telah dirancang pemerintah daerah.

Ia menilai kolaborasi 38 perguruan tinggi dalam Program Desa Kerthi Bali Sejahtera menjadi momentum bersejarah yang diharapkan mampu memperkuat pembangunan desa secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....