Dinas Pariwisata Bali Fokus Tingkatkan Kualitas Desa Wisata

  • 30 Jul 2026 06:31 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pariwisata terus mendorong pemerataan pengembangan desa wisata dengan menitikberatkan pada peningkatan kualitas, daya saing, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat, bukan sekadar menambah jumlah desa wisata. Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Bali, A.A. Made Anggia Widana, Kepada RRI.CO.ID, Jum'at 10 Juli 2026 mengatakan, strategi tersebut dilakukan untuk mengurangi ketimpangan kunjungan wisata yang hingga kini masih terkonsentrasi di kawasan Sarbagita.

Menurutnya, Dinas Pariwisata bersama Kementerian Pariwisata tengah menyiapkan pengembangan destinasi di wilayah Bali Barat, Utara, dan Timur melalui usulan pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata. Selain itu, pemerintah daerah juga diminta mengusulkan sepuluh destinasi unggulan, baik berupa daya tarik wisata maupun desa wisata, untuk dikembangkan menjadi paket wisata lintas kabupaten yang nantinya dipromosikan oleh Kementerian Pariwisata.

“Kami tidak lagi berfokus pada peningkatan jumlah desa wisata, tetapi bagaimana kualitas layanan, daya saing, dan manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Dinas Pariwisata Bali telah memiliki instrumen standar sebagai dasar monitoring dan evaluasi desa wisata. Pendampingan dilakukan melalui penguatan kelembagaan kelompok sadar wisata (Pokdarwis), tata kelola destinasi, hingga pelatihan pemasaran digital.

Menurutnya, banyak desa wisata memiliki potensi besar, tetapi masih membutuhkan peningkatan kapasitas manajerial agar mampu berkembang secara berkelanjutan. Dalam menentukan desa yang diprioritaskan memperoleh pendampingan, Dinas Pariwisata mempertimbangkan potensi wisata yang dimiliki, namun belum berkembang secara optimal akibat rendahnya tingkat kunjungan maupun keterbatasan kemampuan pengelolaan.

Melalui strategi tersebut, pemerintah berharap desa wisata mampu tumbuh lebih merata sehingga manfaat sektor pariwisata tidak hanya terpusat di kawasan tertentu, tetapi juga dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Bali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....