SJUT-IPT Kawasan Sanur Dimulai per Agustus 2026
- 29 Jul 2026 17:02 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar segera menata wajah kawasan Sanur dengan memindahkan jaringan kabel telekomunikasi udara ke bawah tanah melalui program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu dan Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT). Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat infrastruktur perkotaan sekaligus menjaga estetika kawasan heritage Sanur sebagai destinasi wisata unggulan.
Implementasi SJUT-IPT dijadwalkan mulai diterapkan pada 15 Agustus 2026 mendatang. Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, mengatakan penataan kawasan Sanur tidak hanya berfokus pada peningkatan fasilitas publik, tetapi juga mencakup pembenahan infrastruktur utilitas agar lebih rapi, modern, dan mendukung kualitas kawasan wisata.
"Kita menyambut baik penataan kawasan Sanur sebagai destinasi unggulan. Salah satu yang ditata adalah pemanfaatan infrastruktur telekomunikasi melalui SJUT-IPT. Dengan demikian, kabel-kabel udara yang selama ini terlihat semrawut dapat dipindahkan ke bawah tanah sehingga kawasan Sanur menjadi lebih indah, nyaman, dan memiliki nilai estetika yang lebih baik," ujar Eddy.
Menurutnya, Pemerintah Kota Denpasar telah menyiapkan landasan regulasi melalui Peraturan Daerah dan Peraturan Wali Kota yang menunjuk Perumda Bhukti Praja Sewakadharma sebagai penyelenggara SJUT-IPT. Berbagai tahapan, mulai dari aspek teknis, sosialisasi, hingga koordinasi dengan pemangku kepentingan telah dilakukan.
"Hari ini kita bersama-sama melakukan uji coba di lapangan. Segala kelebihan maupun kekurangan yang ditemukan akan menjadi bahan evaluasi. Masukan dari APJATEL sangat penting agar implementasi SJUT-IPT di Sanur berjalan optimal saat mulai diterapkan pada 15 Agustus mendatang," jelasnya.
Eddy berharap keberhasilan penataan utilitas di Sanur dapat menjadi percontohan untuk kawasan strategis lainnya di Kota Denpasar, termasuk kawasan heritage pusat kota seperti Jalan Gajah Mada. "Harapan kami, Sanur menjadi destinasi yang unggul, tidak hanya dari sisi pariwisata, tetapi juga infrastruktur perkotaan, pelayanan publik, pengelolaan lingkungan, hingga penataan kawasan pantai. Ke depan, konsep ini juga dapat diterapkan di titik-titik strategis lainnya di Kota Denpasar," tambahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....