FPST Unwar dan FTAB UB Perkuat Kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

  • 29 Jul 2026 11:58 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar — Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi Universitas Warmadewa (FPST Unwar) terus memperkuat jejaring akademik guna meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Langkah ini diwujudkan melalui penguatan kolaborasi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi bersama Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem Universitas Brawijaya (FTAB UB), Rabu 29 Juli 2026.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan benchmarking yang digelar FPST Unwar ke FTAB UB di Malang, Jawa Timur. Kunjungan ini berfokus pada pertukaran strategi implementasi kurikulum serta optimalisasi kerja sama pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dekan FPST Unwar, Prof. Dr. Ir. Luh Suriati, M.Si., menyampaikan agenda kunjungan studi banding ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarlembaga sekaligus menyerap praktik-praktik baik (best practices) dari FTAB UB. "Kami berharap kerja sama Tri Dharma ini bisa terus diperkuat. Terlebih, FPST Unwar baru mengimplementasikan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada tahun ini. Oleh karena itu, kami ingin memohon masukan dan wawasan (insight) terkait strategi sukses penerapannya," ujar Prof. Suriati.

Menurut Prof. Suriati, pemahaman mendalam mengenai penerapan kurikulum OBE sangat krusial agar proses transformasi pembelajaran di lingkungan FPST Unwar dapat berjalan optimal dan relevan dengan standar industri maupun akademis global. Wakil Dekan Bidang Akademik FTAB UB, Endrika Widyastuti, S.Pt., M.Sc., M.P., Ph.D., menyambut positif inisiatif tersebut. Pihaknya menyatakan selalu terbuka untuk mempererat dan merealisasikan poin-poin kerja sama yang telah terjalin.

Endrika menegaskan penerapan kurikulum berbasis OBE saat ini sudah menjadi kebutuhan mutlak bagi institusi pendidikan tinggi. "Penerapan OBE telah menjadi kewajiban bagi semua program studi, terutama bagi prodi yang sedang berprogres atau memproyeksikan diri untuk meraih akreditasi internasional," kata Endrika.

Melalui sinergi ini, kedua pihak berharap kolaborasi yang terjalin tidak berhenti pada tataran formalitas semata, melainkan berlanjut pada aksi nyata seperti kolaborasi riset, pertukaran mahasiswa, hingga pengabdian masyarakat bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....