PLN Siap Integrasikan Energi Terbarukan dan Kendaraan Listrik

  • 29 Jul 2026 06:36 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – PT PLN (Persero) terus memperkuat transformasi sistem distribusi listrik di Bali melalui implementasi Distributed Energy Resource Management System (DERMS). Teknologi digital ini menjadi fondasi pengembangan Smart Grid yang mampu mengintegrasikan energi baru terbarukan (EBT), sistem penyimpanan energi, hingga kendaraan listrik dalam satu jaringan yang lebih cerdas, andal, dan efisien.

Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, mengatakan DERMS dirancang untuk mengelola berbagai sumber energi terdistribusi, mulai dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap, battery energy storage, hingga kendaraan listrik yang semakin banyak terhubung ke jaringan distribusi.

Menurutnya, sistem tersebut memungkinkan PLN memantau kondisi jaringan secara real time, menjaga keseimbangan pasokan dan beban, serta mengoptimalkan pemanfaatan energi baru terbarukan tanpa mengurangi keandalan sistem kelistrikan.

"Semakin banyak sumber energi baru yang terhubung ke jaringan listrik, semakin kompleks pula pengelolaannya. Melalui DERMS, PLN dapat memantau kondisi jaringan secara real time, menjaga keseimbangan pasokan dan beban, serta mengoptimalkan pemanfaatan energi baru terbarukan tanpa mengurangi keandalan sistem," ujar Petrus, Senin 20 Juli 2026.

Selain meningkatkan kemampuan pemantauan jaringan, implementasi DERMS juga memperkuat kecepatan respons PLN dalam mendeteksi potensi gangguan, mempercepat pengambilan keputusan operasional, serta meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

Petrus menegaskan, pengembangan Smart Grid di Bali bukan sekadar bagian dari transformasi digital internal PLN, tetapi juga langkah strategis untuk menyiapkan sistem distribusi menghadapi pertumbuhan energi baru terbarukan dan ekosistem kendaraan listrik.

"Kami bangga Bali dipercaya menjadi salah satu lokasi percontohan transformasi distribusi PLN. Melalui implementasi DERMS, LTE 450 MHz, dan berbagai inovasi digital lainnya, kami ingin menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin andal, responsif, efisien, sekaligus siap mendukung pengembangan energi baru terbarukan dan ekosistem kendaraan listrik di Bali," katanya.

PLN juga mempersiapkan Bali sebagai lokasi pengembangan Virtual Power Plant (VPP). Dalam skema tersebut, DERMS akan menjadi fondasi utama yang memungkinkan berbagai sumber energi terdistribusi dikelola secara terintegrasi sehingga sistem kelistrikan menjadi lebih fleksibel, efisien, dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan pasokan maupun beban.

Melalui transformasi distribusi berkonsep Smart, Resilient, Green, PLN optimistis dapat menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin modern sekaligus mendukung target transisi energi nasional menuju Net Zero Emissions. Transformasi ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi pelanggan melalui pasokan listrik yang lebih andal, pemulihan gangguan yang lebih cepat, kualitas tegangan yang lebih baik, serta jaringan yang siap mendukung pemanfaatan energi bersih di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....