Bali Diguncang Puluhan Gempabumi, Satu Gempa Berpusat di Badung

  • 27 Jul 2026 13:15 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID.Denpasar - Pulau Dewata dan wilayah sekitarnya kembali diguncang gempa bumi yang didominasi gempa bumi dangkal. Berdasarkan data Stasiun Geofisika Denpasar, sepanjang minggu ke-3 bulan Juli 2026, puluhan gempa bumi terjadi di wilayah Bali dan sekitarnya.

Ketua Tim Diseminasi Informasi dan Kerjasama Stasiun Geofisika Denpasar I Ketut Sudiarta, M.Si kepada RRI.CO.ID di Denpasar membenarkan, selama minggu ke-3 bulan Juli, di daerah Bali dan sekitarnya telah terjadi 34 kejadian gempabumi dengan magnitudo bervariasi mulai dari 2.0 sampai 4.2. Ia menjelaskan, gempabumi dengan magnitudo kurang dari 3 sebanyak 25 kejadian atau 73 persen dari total kejadian gempabumi.

Sedangkan gempa bumi dengan magnitudo 3 hingga kurang dari 5 sebanyak 9 kejadian atau 26 persen dari total kejadian gempabumi dan tidak terdapat kejadian gempabumi dengan magnitudo lebih dari 5. ‘Puluhan gempa bumi mengguncang Bali dan wilayah sekitarnya sepanjang minggu ke-3 bulan Juli 2026. Gempa bumi itu didominasi gampa dangkal,” ujarnya.

Sementara berdasarkan kedalaman gempa, Sudiarta mengungkapkan, gempa yang melanda Bali dan wilayah sekitarnya didominasi gempabumi dangkal kurang dari 60 km sebesar 67 persen dari total kejadian gempabumi. Ia menjelaskan, gempabumi dangkal sebanyak 23 kejadian, terdapat 11 gempabumi dengan kedalaman menengah antara 60 - 300 km atau 32 persen dari total kejadian gempabumi dan tidak terdapat gempabumi dengan kedalaman lebih dari 300 km.

"Dari puluhan gempa yang terjadi, satu gempa dirasakan masyarakat yang berpusat di Kuta Selatan pada kedalaman 82 Km dengan magnitudo 3.8,” tuturnya.

Sudiarta menambahkan, Stasiun Geofisika Denpasar juga mencatat kejadian gempabumi yang dipicu sejumlah sumber. Dari total gempa bumi yang terjadi, 26 kejadian gempa diantaranya terjadi di selatan Pulau Jawa, Bali, dan Lombok yang diperkirakan berasosiasi dengan subduksi Indo Australia-Eurasia.

Sedangkan, 8 gempabumi terjadi menyebar di wilayah Pulau Bali, Lombok dan sekitarnya yang berkaitan dengan sesar di belakang busur Flores dan aktivitas sesar aktif. Selama periode ini terdapat 1 kejadian gempabumi yang dirasakan masyarakat di wilayah Bali dan sekitarnya yang terjadi pada 19 Juli 2026 dengan magnitudo 3.8 berlokasi di 47 Km Timur Kuta Selatan pada kedalaman 82 km.

"Gempabumi tersebut dirasakan wilayah Badung dan Gianyar II MMI," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....