Tutup MPLS, Sekda Eddy Mulya Tekankan Pentingnya Keadaban Digital

  • 20 Jul 2026 10:29 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, mengajak para pelajar menjadi generasi yang cakap dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital. Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber sekaligus menutup kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK PGRI 5 Denpasar, Jumat 17 Juli 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Eddy Mulya yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Kerja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BASN) Kota Denpasar menekankan pentingnya keadaban digital (digital citizenship) sebagai bekal bagi siswa menghadapi era globalisasi dan digitalisasi. Menurutnya, keadaban digital merupakan kemampuan menggunakan teknologi secara bijak, etis, dan bertanggung jawab, baik di lingkungan sekolah, rumah, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

"Kita sedang berada pada era adaptasi perubahan, globalisasi, dan digitalisasi. Karena itu, saya mengajak adik-adik semua menjadikan SMK PGRI 5 Denpasar sebagai sekolah percontohan keadaban digital (digital citizenship)," ujar Eddy Mulya.

Ia menjelaskan, penggunaan perangkat digital seperti telepon seluler, laptop, komputer, hingga tablet harus mampu mendukung proses belajar dan pengembangan diri, bukan sebaliknya. Demikian pula dengan pemanfaatan media sosial yang harus dilakukan secara cerdas dan bertanggung jawab.

Menurut Eddy Mulya, penerapan keadaban digital perlu menjadi budaya yang diterapkan secara konsisten, mulai dari proses pembelajaran di kelas, penggunaan platform e-learning, penyusunan materi presentasi, hingga aktivitas digital lainnya. Ia juga meminta pihak sekolah, khususnya kepala sekolah dan guru Teknologi Informasi (TI), untuk terus menguatkan pendidikan mengenai keadaban digital agar menjadi bagian dari budaya sekolah.

"Saya menitipkan topik keadaban digital ini kepada Ibu Kepala Sekolah dan para guru TI agar SMK PGRI 5 Denpasar mampu menjadi sekolah percontohan dalam penerapan digital citizenship sekaligus menjadi contoh sekolah dengan budaya yang sehat, aman, dan nyaman," katanya.

Eddy Mulya menilai penerapan keadaban digital merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi perkembangan karakter peserta didik. Menutup kegiatan MPLS, ia berharap seluruh siswa memperoleh pengalaman yang positif sebagai bekal memasuki tahun ajaran baru.

"MPLS resmi ditutup. Saya berharap adik-adik mendapatkan kesan yang baik selama mengikuti kegiatan ini dan siap memulai proses belajar pada tahun ajaran baru," ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMK PGRI 5 Denpasar, Nuning Kurniawati, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Sekda Kota Denpasar yang telah memberikan motivasi sekaligus pembekalan kepada peserta MPLS. Ia berharap materi mengenai keadaban digital dapat menjadi bekal bagi peserta didik untuk berkembang tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

"MPLS ini kami harapkan dapat melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan mampu menghadapi perkembangan zaman dengan menerapkan keadaban digital dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....