Turnamen Tenis Meja Hari Pajak 2026 Ditutup, Wahana Pembibitan Atlet Denpasar
- 20 Jul 2026 10:30 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi ditutup di Graha Yowana Suci Denpasar, Sabtu 18 Juli 2026, petang. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, turnamen ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan sekaligus menjadi wadah pembibitan atlet tenis meja berprestasi di Kota Denpasar.
Penutupan turnamen ditandai dengan penyerahan piala, piagam penghargaan, uang pembinaan, serta tabungan dari Bank BPD Bali kepada para juara di setiap kategori pertandingan. Pada kategori beregu antar desa, Desa Tegal Kertha berhasil meraih gelar juara setelah mengungguli para pesaingnya. Posisi kedua ditempati Kelurahan Panjer, sedangkan peringkat ketiga bersama diraih Desa Dauh Puri Kelod dan Desa Ubung Kaja.
Sementara itu, pada kategori ganda antar desa, Desa Sumerta Kaja keluar sebagai juara pertama, disusul Kelurahan Dauh Puri di posisi kedua. Adapun juara ketiga bersama diraih Desa Peguyangan Kaja dan Desa Dauh Puri Kauh.
Turnamen juga mempertandingkan kelompok pelajar. Pada kategori U-13 putra, Kadek Bayu Nararya Satya berhasil menjadi juara pertama, sedangkan Putu Aricia Trisnayu meraih gelar juara pada kategori U-13 putri. Untuk kelompok U-19, gelar juara putra diraih Komang Andri Vandita, sementara kategori putri dimenangkan Ni Putu Nanda Kharisma Artha Dewi.
Seluruh pemenang memperoleh piala, piagam penghargaan, uang pembinaan, serta tabungan dari Bank BPD Bali sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih. Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang diwakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, ajang olahraga ini tidak hanya mempererat sinergi dan kolaborasi, tetapi juga menjadi sarana menjaring bibit-bibit atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Kota Denpasar.
"Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini menjadi wahana pembibitan atlet sekaligus ajang menjaring atlet-atlet berprestasi yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Denpasar. Terlebih, tenis meja merupakan olahraga yang dekat dengan masyarakat sehingga memiliki potensi besar melahirkan atlet-atlet berprestasi," ujarnya.
Putra Sarjana menambahkan, peringatan Hari Pajak juga menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya pajak sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik yang dinikmati masyarakat tidak terlepas dari kontribusi pajak.
"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar yang terus menunjukkan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Kesadaran membayar pajak merupakan bentuk partisipasi nyata dalam mendukung pembangunan daerah," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Bapenda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, mengatakan peringatan Hari Pajak tidak hanya berorientasi pada peningkatan penerimaan daerah, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pajak. Menurutnya, turnamen tenis meja dipilih karena mencerminkan nilai sportivitas, kebersamaan, dan kolaborasi yang sejalan dengan semangat membangun kepatuhan perpajakan.
"Kami berharap Turnamen Tenis Meja Hari Pajak dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong, kolaborasi, dan meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik," ujar Dewa Rai.
Ia menambahkan, turnamen tersebut juga menjadi media edukasi bagi generasi muda agar memahami pentingnya membayar pajak sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....