Bupati Sanjaya Apresiasi Kemegahan Gong Kebyar Wanita Duta Tabanan di PKB XLVIII

  • 30 Jun 2026 14:28 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Tabanan Gemuruh tepuk tangan yang memenuhi Panggung Terbuka Ardha Candra menjadi saksi komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menjaga denyut pelestarian seni dan budaya Bali. Komitmen tersebut kembali ditunjukkan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dengan menghadiri dan menyaksikan langsung penampilan Utsawa (Parade) Gong Kebyar Wanita “Sanggar Gong Istri Kesari Mesari 108” dari Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan, sebagai Duta Kabupaten Tabanan pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Senin 29 Juni 2026.

Pementasan kesenian tersebut diawali dengan Tabuh Kreasi “Gedebong Belus”, sebuah komposisi musikal yang memadukan ritme, dinamika, tempo, hingga ekspresi sunyi dan hentakan yang kuat. Karya tersebut menggambarkan semangat perjuangan Sang Sagung Ayu Wah yang gagah berani sekaligus mengajak masyarakat mengenang serta meneladani nilai-nilai luhur perjuangan, keberanian, dan kemuliaan jiwa.

Pertunjukan dilanjutkan dengan Tari Kreasi Semara Ratih yang terinspirasi dari program unggulan Pemerintah Kabupaten Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati Sanjaya. Tarian ini menggambarkan komitmen pemerintah dalam membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas sejak awal pernikahan sebagai fondasi lahirnya generasi unggul.

Sebagai penutup, Sandyagita “Jana Bali Kawista” menghadirkan pesan mendalam tentang kesucian jiwa sebagai sumber kemuliaan hidup manusia. Melalui perpaduan gamelan, tembang gegitaan berbalut nilai-nilai luhur Atma Kerthi, pertunjukan ini mengajak masyarakat menjaga ajaran Tri Hita Karana, mengamalkan nilai Sad Kerthi, serta bergotong royong mewujudkan sumber daya manusia Bali yang Aman, Unggul dan Madani.

Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh seniman, penabuh, penari, pelatih, dan seluruh pihak yang telah mempersembahkan penampilan dengan penuh dedikasi sehingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Tabanan di panggung seni terbesar di Bali. Menurutnya, setiap garapan yang ditampilkan tidak hanya menghadirkan kemegahan artistik, tetapi juga sarat akan pesan moral, nilai historis, dan filosofi kehidupan yang diwariskan oleh para leluhur.

Hal tersebut menjadi kekuatan penting dalam menjaga identitas budaya Bali sekaligus memperkuat eksistensi kesenian Tabanan melalui alunan Gong Kebyar. “Besar harapan saya agar semangat berkesenian seperti ini terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Penampilan yang luar biasa ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga media edukasi yang menyampaikan pesan-pesan luhur, nilai sejarah, serta memperkuat upaya pelestarian seni dan budaya Kabupaten Tabanan melalui alunan Gong Kebyar. Terima kasih kepada seluruh seniman yang telah memberikan penampilan terbaiknya untuk Tabanan,” ujar Bupati Sanjaya.

Bupati Sanjaya berharap Kabupaten Tabanan untuk terus melahirkan karya-karya berkualitas yang mampu memperkokoh jati diri budaya Bali sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus mencintai, menjaga, dan melestarikan warisan seni budaya daerah Tabanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....