Bali Jadi Tuan Rumah Rakernas ADPSI 2026, Pariwisata Jadi Sorotan
- 30 Jun 2026 07:42 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Provinsi Bali resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) tahun 2026 yang berlangsung di Sanur, Denpasar. Pertemuan strategis ini dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, pengurus ADPSI, serta perwakilan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia untuk membahas berbagai tantangan tata kelola pemerintahan daerah.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya, S.H. (Dewa Jack), kepada RRI.CO.ID, Senin, 29 Juni 2026 menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan kepada Bali untuk menghelat agenda besar nasional ini. "Saya mewakili rakyat Bali, seluruh masyarakat di Bali, berterima kasih kepada ADPSI sudah melaksanakan hajatan yang besar ini di Bali. Dan ini bagus untuk juga pariwisata kita," ujarnya saat sesi wawancara.
Dewa Jack mengungkapkan bahwa dalam Rakernas kali ini, daerah-daerah luar Bali seperti Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatra banyak berfokus memperjuangkan dana bagi hasil bumi dari pemerintah pusat. Sementara untuk Bali, fokus utamanya adalah masa depan pariwisata dan infrastruktur penunjang.
"Kalau Bali kan pasti akan bicara bagaimana pariwisata nanti ke depan. Bagaimana pemerintah pusat bisa lebih memperhatikan infrastruktur untuk penunjang pariwisata dan juga kebijakan-kebijakan yang bisa diberikan kepada kami di Bali," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa Bali akan tetap teguh mempertahankan kebudayaan lokal di tengah gempuran modernisasi pariwisata melalui konsep kearifan lokal. "Sehingga pariwisata di Bali ini tetap kita bisa jaga dengan baik tanpa harus merusak atau mengikuti budaya luar. Kami akan bertahan dengan budaya kami. Dan ini yang kami terus suarakan di pusat agar mendapatkan perhatian dan perlindungan yang khusus. Sesuai dengan konsep yang kami punya, yaitu Tri Hita Karana, yang juga Tat Twam Asi, saling menghargai," jelas Dewa Jack.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Drs. Dewa Made Indra, M.Si., yang hadir membacakan sambutan tertulis (welcome speech) Gubernur Bali, Wayan Koster, menyampaikan selamat datang sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang hadir. "Tentu kami berharap bahwa pelaksanaan Rakernas ADPSI yang dilaksanakan di Bali ini harus bisa berjalan dengan sukses, lancar, dan mencapai keputusan-keputusan strategis yang nantinya akan menjadi panduan atau guidance bagi kita semua dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan daerah," ujarnya mewakili Gubernur Bali.
Dalam sambutannya, Sekda Dewa Made Indra mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi oleh DPRD dan kepala daerah ke depan akan semakin rumit seiring dengan tingginya ekspektasi publik. "Kita ketahui bersama bahwa hari ini dan ke depan, tantangan yang kita hadapi bersama tidak mudah. Kompleksitas persoalan akan semakin complicated. Sementara aspirasi masyarakat terus mengalir semakin beragam dan semakin kompleks dengan standar yang lebih tinggi," ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa gedung DPRD kerap menjadi muara tempat masyarakat menyampaikan aspirasi. Oleh karena itu, forum Rakernas ini dinilai sangat tepat karena menghadirkan narasumber berkompeten, termasuk dari Kementerian Keuangan, guna mendiskusikan pembiayaan dan pengelolaan daerah di tengah keterbatasan sumber daya (resources). "Menjadi tugas kita bersama untuk bisa terus memenuhi aspirasi dan harapan masyarakat sehingga keberadaan DPRD, keberadaan pemerintahan daerah semakin bermakna di tengah-tengah masyarakat kita," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....