Sampah Kiriman di Pesisir Selatan Bali Muncul Lebih Awal dan Lebih Lama

  • 19 Jun 2026 11:22 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Badung – Sampah kiriman yang biasa muncul di pesisir selatan Bali pada Desember hingga Maret, kini disebut mulai datang sejak November dan berlangsung hingga April. Kondisi tersebut dirasakan pengelola sampah di kawasan Seminyak yang setiap tahun menangani sampah kiriman di wilayah pantai.

Ketua TPS3R Desa Adat Seminyak I Komang Ruditha Hartawan mengatakan, kemunculan sampah kiriman kini terjadi lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, musim hujan dan musim angin turut memengaruhi banyaknya sampah yang muncul di pesisir.

"Biasanya sampah keluar di awal Desember, tapi ini November sudah keluar. Dan siklusnya panjang, sampai bulan April," ujar I Komang Ruditha kepada wartawan dalam acara ‘Inisiatif konservasi Wilayah Pesisir’ Kementerian KKP di Badung, Sabtu, 13 Juni 2026.

Ruditha Hartawan menjelaskan, sampah kayu gelondongan berukuran besar masih menjadi tantangan dalam penanganan sampah kiriman. Sementara itu, ranting dan sampah plastik masih dapat ditangani oleh tim yang bertugas di lapangan.

"Yang masih menimbulkan masalah adalah kayu-kayu yang besar, kalau ranting dan plastik sudah bisa kita tangani," kata I Komang Ruditha.

Menurut Ruditha Hartawan, kayu berukuran besar yang masih bernilai ekonomi dapat dimanfaatkan kembali. Sementara itu, kayu yang tidak bernilai ekonomi akan dicacah oleh pemerintah daerah. Sisa sampah yang tidak dapat diolah atau residu kemudian dibawa ke TPA Suwung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....