Wayan Koster Jadi Responden Pertama Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Bali

  • 12 Jun 2026 09:51 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Gianyar - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Provinsi Bali resmi dimulai. Gubernur Bali Wayan Koster menjadi responden pertama dalam pendataan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali sebagai tanda dimulainya rangkaian pendataan SE2026 di seluruh wilayah Bali. Pendataan perdana tersebut dilakukan oleh petugas BPS Provinsi Bali dan disaksikan jajaran Pemerintah Provinsi Bali serta pimpinan BPS Provinsi Bali.

Keterlibatan langsung Gubernur Bali sebagai responden pertama menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Bali terhadap pelaksanaan sensus ekonomi yang digelar setiap sepuluh tahun sekali tersebut. Kepala BPS Provinsi Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam mendukung suksesnya pelaksanaan SE2026.

Menurutnya, keberhasilan sensus tidak hanya ditentukan oleh kesiapan petugas, tetapi juga partisipasi aktif pelaku usaha dan dukungan seluruh pemangku kepentingan. “Pelaksanaan pendataan pertama ini menjadi momentum penting yang menandai dimulainya Sensus Ekonomi 2026 di Bali. Dukungan Bapak Gubernur memberikan semangat sekaligus teladan bagi seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam memberikan data yang akurat dan lengkap,” ujar Agus Gede Hendrayana Hermawan.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan SE2026 sebagai kegiatan statistik strategis nasional yang hasilnya akan menjadi dasar perencanaan pembangunan ekonomi di masa mendatang. “Dalam rangka pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, titiang sudah memenuhi kewajiban memberikan data dengan fakta yang baik, jujur dan benar. Titiang nunas, ngiring sarengin Sensus Ekonomi 2026 ini agar berjalan dengan baik, lancar, dan sukses dengan memberikan data sesuai fakta, agar data yang diperoleh dari semua masyarakat Bali betul-betul akurat, bisa menjadi gambaran nyata untuk perencanaan pembangunan Indonesia, dan Bali pada khususnya,” kata Wayan Koster.

SE2026 merupakan kegiatan pendataan lengkap yang mencakup seluruh usaha di Indonesia, mulai dari usaha mikro dan kecil hingga usaha menengah dan besar. Data yang dihasilkan nantinya akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai struktur, karakteristik, serta perkembangan dunia usaha yang menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan ekonomi.

Selain itu, hasil sensus akan dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan investasi, pemberdayaan usaha, penciptaan lapangan kerja, hingga evaluasi berbagai program pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah. Pelaksanaan pendataan perdana bersama Gubernur Bali juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara BPS, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung penyediaan data statistik yang akurat, mutakhir, dan terpercaya.

Dengan dukungan seluruh pihak, SE2026 diharapkan mampu menghasilkan data berkualitas guna mendukung pembangunan ekonomi Bali yang berkelanjutan sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....