TK Tunas Harapan, Asa Pendidikan Anak Kurang Mampu di Jembrana

  • 12 Jun 2026 10:08 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jembrana - Di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu, akses pendidikan anak usia dini yang berkualitas sering kali menjadi barang mewah bagi keluarga prasejahtera. Namun, kehadiran TK Tunas Harapan di Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, hadir sebagai jawaban. Sekolah ini berhasil menarik minat warga berkat komitmennya menggratiskan seluruh biaya pendidikan bagi warga yang membutuhkan.

Kepala Sekolah TK Tunas Harapan, Ni Made Sarah Samiasih, menegaskan bahwa sekolah di bawah naungan Yayasan Menorah Abadi ini memang dirancang untuk menjangkau masyarakat kelas menengah ke bawah. Sejak berdiri pada tahun 2013, sekolah yang kini berusia 13 tahun tersebut menetapkan syarat seleksi yang ketat.

"Kami benar-benar selektif. Calon murid wajib melampirkan surat keterangan kurang mampu dari desa atau kepala lingkungan. Anak-anak yang membutuhkan bantuan biaya pendidikan adalah prioritas utama kami," ujar Sarah didampingi guru kelas, Ni Putu Ika Astuti, usai acara Perpisahan dan Pentas Seni, Rabu 10 Juni 2026.

Meski hanya diasuh oleh dua orang guru pendidik, kualitas pembelajaran di TK yang berlokasi di sebelah utara Kompi C ini tidak kalah dengan sekolah berbayar lainnya. Lonjakan minat masyarakat terus meningkat setiap tahunnya. Awal berdiri hanya menampung belasan murid (satu kelas).

"Total anak didik mencapai 40-an siswa. Kelulusan tahun ini, meluluskan 39 siswa (22 laki-laki, 17 perempuan) ke jenjang SD. Tahun Ajaran Baru 2026, kuota pendaftaran dibatasi, di mana hampir 30 calon siswa sudah mengantre untuk diseleksi," jelasnya.

Manfaat nyata sekolah gratis ini dirasakan langsung oleh Ni Putu Sri Rahayu (34), salah satu wali murid yang telah memercayakan ketiga anaknya bersekolah di sana hingga lulus tanpa dipungut biaya sepeser pun, termasuk uang gedung maupun SPP. Menurut Sri, pemenuhan pendidikan anak usia dini gratis secara menyeluruh bahkan belum mampu dimaksimalkan oleh pemerintah.

"Jarang ada sekolah TK yang benar-benar gratis tanpa pungutan sama sekali. Kami berharap, selain program makan gratis, pendidikan gratis untuk warga kurang mampu bisa menjadi prioritas utama pemerintah pusat maupun daerah," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....